Pangkalan Banteng Siap Kembangkan SPR Kambing

IST/BS - M Rubiansyah.

PANGKALAN BUN – Pemerintahan Kotawaringin Barat melalui dinas terkait melakukan pengembangan peternakan sapi.

Hal ini dilihat berdasarkan hasil musyawarah rencana pembagunan (Musrenbang) Kecamatan Pangkalan Banteng mengusulkan sebagai Sentral Peternakan Rakyat (SPR) khusus ternak kambing.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kobar Ida Pandanwangi melalui Kabid Pasca Panen, SDM dan Kelembagaan M Rubiansyah mengatakan dari 17 desa yang ada di Kecamatan Pangkalan Banteng, 15 desa dengan kompak mengusulkan pengembangan ternak kambing jenis Peranakan Entawa (PE).

Rubiansyah mengharapkan usulan itu pada tahun 2021 bisa mengembangkan ternak kambing.
   
“Untuk wilayah Kobar ada dua Kecamatan yang akan di jadikan sebagai sentral pengembangan kambing yakni Kecamatan Pangkalan Banteng dan Kecamatan Kotawaringin Lama, seperti halnya pengembangan ternak sapi sudah ada di Kecamatan Pangkalan Lada,” kata  Rubiansyah Rabu (29/1/2020).

BACA JUGA:   Ini Respon Dinsos Kobar Terkait Pro dan Kontra Stiker BPNT

Lebih lanjut ia juga mengatakan untuk pusat sentral pengembangan ternak kambing akan dipusatkan di desa Sidomulyo Kecamatan Pangkalan Banteng. 

Meski begitu mengenai wilayah penyangga pengembangan ternak kambing tetap di Kecamatan Arut Selatan, ia juga mengakui sebagian besar kambing kambing yang ada didatangkan dari luar daerah.
     
“Pengembangan ternak kambing ini sangat berpeluang, terutama pada saat Idul Adha atau hari raya Kurban membutuhkan 1.000 hewan kurban kambing,” bebernya.

Mengiat peluang itu, pengembangan ternak sangat menjanjikan jika dikembangkan, bahkan dijadikan sentral ternak kambing

“Kalo ini berjalan, maka para pembisnis kambing tidak perlu lagi mendatangkan dari luar daerah, ” ujarnya.

BACA JUGA:   Sugianto: Kalau Dulu Saya Jadi Bupati Kobar, Jalan Ini Sudah Lama Selesai

Selain itu kedepan dengan dijadikan sentral pengembangan ternak kambing ini juga akan dijadikan sebagai kawasan wisata dengan menciptakan Kampung Kambing.
   
“Peluang ini bukan hanya pemenuhan kebutuhan Kabupaten Kobar saja, pengembangan ternak kambing ini akan mampu memenuhi kebutuhan Kabupaten lainnya yang ada di Kalimantan Tengah,” urainya.

Pihaknya juga untuk menunjang kegiatan SPR Kambing ini langkah selanjutnya akan membentuk sekolah SPR Kambing, dengan memberikan berbagai pelatihan secara tematik kepada  peternak kambing agar memiliki pemahaman yang sama.

“Sekolah SPR Kambing ini memberikan ilmu pengetahuan kepada para peternak kambing agar mereka menjadi peternak yang sukses,” ungkap M Rubiansyah.

(Man/beritasampit).