Wakil Ketua DPRD Kotim Minta Perhatikan Sebaran Tenaga Pendidik Sampai Pedesaan

Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, M Rudini

SAMPIT – Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Muhammad Rudini meminta agar pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan lebih memperhatikan sebaran guru yang ada di daerah setempat, khususnya di tingkat pedesaan.

Dia juga mengatakan, saat ini sebaran guru yang ada di daerah tidak merata, dan kebanyakan menumpuk di wilayah perkotaan sehingga tidak ditingkat pedesaan tidak berjalan maksimal.

“Karena, pada satu sisi di suatu desa ada yang mengalami kekurangan tenaga guru, sementara jumlah guru di kota Sampit, dan sekitarnya berlebihan,” ungkapnya. Rabu 29 Januari 2020..

BACA JUGA:   Bauksit Sumbang Rp 9 M Sebulan ke Bea Cukai

Selain itu menurut politisi dari Partai Amanat Nasional itu Dinas Pendidikan harus lebih selektif dalam memperhatikan sebaran guru di daerah agar tidak timpang. Hal tersebut menurutnya, agar anak didik yang berada di wilayah pedesaan bisa mendapatkan pendidikan yang bagus dan lebih layak.

Dia bahkan meminta kepada Pemkab melalui instansi terkait agar melaporkan guru-guru yang mutasi dari jabatan fungsional ke struktural kepada pihak Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi birokrasi.

BACA JUGA:   Merasa Kecolongan, Komisi I Minta Pemkab Maksimalkan Perda Miras di Kotim

“Hal ini penting dilakukan supaya data guru-guru yang ada di daerah tetap valid, jangan sampai nantinya data guru yang ada menjadi tidak valid,”jelasnya.

Rudini juga menilai hingga saat ini Kotim masih kekurangan tenaga guru, sedangkan pihak Kementerian mengatakan jumlah guru berlebihan. Hal itu berkemungkinan bisa disebabkan tidak validnya data.

(drm/beritasampit.co.id)