RSUD Sultan Imanuddin Evakuasi ‘Pasien’ Corona dari Bandara

SIMULASI. Evakuasi Pasien Corona dari Bandara

PANGKALAN BUN – Sejumlah Tim Gerak cepat (TGC) dari Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, melakukan simulasi penanganan pasien Virus Corona.

Tim TGC rumah sakit tersebut mengevakuasi seorang pasien yaitu penumpang pesawat yang terdeteksi terjangkit virus Corona, menuju Ruang Isolasi khusus RSUD Sultan Imanuddin, Jumat 31 Januari 2020.

Kegiatan simulasi virus Corona ini, dilakukan bersama Dinas kesehatan kabupaten Kotawaringin barat (Kobar) dan Karantina kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas III Sampit.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini yaitu untuk mengantisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi penyebaran Virus Corona di kabupaten Kotawaringin barat.

BACA JUGA:   Buntut Kisruh pada Turnamen Sepak Bola, Empat Pemain dan Satu Official Terancam 5 Tahun Penjara

Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Fachruddin mengatakan, bahwa diadakannya kegiatan simulasi ini untuk mengantisipasi dan menguji kesiapan dalam penanggulangan Virus Corona.

“Dilaksanakan kegiatan ini yaitu terutama untuk mengantisipasi Virus Corona dan menguji kesiapan kita, tim penanggulangan Virus Corona, apabil sewaktu-waktu benar benar terjadi di Kotawaringin barat,” ucapnya.

Menurutnya, untuk sementara ini RSUD Sultan Imammudin Pangkalan Bun menyiapkan satu ruangan isolasi untuk menangani pasien yang terjangkit virus Corona, dan apabila ada yang terjangkit virus Corona RSUD Sultan Imammudin pangkalanbun menyiapkan ruangan di IGD yang berada di lantai 2.

BACA JUGA:   Penyaluran BBM Bersubsidi Tidak Tepat Sasaran, Penjabat Bupati Kobar: Segera Bentuk Tim Pengawasan di Setiap SPBU

Simulasi ini dilakukan mulai dari pintu masuk Bandara udara lanud Iskandar, lalu di lakukan pemeriksaan di ruang isolasi Bandara tersebut, dan hingga di rujuk ke Rumah sakit Sultan Imanudiudin.

Dirut RSUD itu juga berpesan kepada rekan-rekan media saat meng-upload berita ini, untuk menyampaikan kepada masyarakat, bahwa kegiatan ini hanya simulasi, sehingga tidak menyebabkan ketakutan kepada masyarakat.

(risa/beritasampit.co.id)

(Visited 9 times, 1 visits today)