Tim Perempuan Cinta Kalteng Optimis Menangkan Nadalsyah

DEKLARASI : Cha/BS - Pengukuhan sekaligus pembacaan deklarasi Tim Perempuan Cinta Kalteng, Rabu 12 Februari 2020.

SAMPIT – Untuk memantapkan dukungannya terhadap Bakal Calon (Balon) Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Nadalsyah, khususnya dikalangan perempuan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Rabu 12 Februari 2020, telah di deklarasikan sekalian di kukuhkan tim pemenangan dengan mengatasnamakan Perempuan Cinta Kalteng.

Tim yang ditenggarai oleh kalangan ibu-ibu ini dibentuk atas inisiatif sendiri, dengan tujuan ingin membawa perubahan Kalteng dengan memenangkan Nadalsyah sebagai Balon Gubernur yang mereka usung.

“Perlu diketahui, bahwa kelompok ini adalah tim yang solid, bisa bekerjasama bahu membahu untuk mencapai tujuan mensukseskan calon Gubernur yang kita dukung yakni Nadalsyah,” ungkap Herfina Ketua Tim Perempuan Cinta Kalteng.

BACA JUGA:   Darmawati Sebut Perusda Pasar Harus Miliki Peningkatan Asli Daerah

Sementara itu, Pembina Tim Perempuan Cinta Kalteng, dr. Mulyadi menerangkan bahwa Naladsyah merupakan sosok pemimpin yang bersahaja, selalu dekat dengan masyarakat, tidak pernah memandang suku maupun agama, selain itu juga menurutnya, Nadalsyah adalah seorang yang relegius, taat dalam beribadah.

“Pemimpin banyak uang bukan zamannya lagi, saat ini yang dibutuhkan pemimpin itu yang takwa dan takut kepada Tuhan. Mencinta Kalteng artinya menghindari hal-hal yang fitnah, kita ingin memberikan perubahan untuk daerah ini, dan itu semua ada di Nadalsyah, Balon yang kita dukung,” tegasnya.

BACA JUGA:   Legislator Ini Dorong Pemda Kotim Buat Lapangan Futsal

Selain itu, ia juga mengaku mendapatkan pesan dari Nadalsyah, bahwa sangat berterimakasih dengan dukungan yang diberikan oleh Tim Perempuan Cinta Kalteng, yang dengan rela membentuk tim melalui inisiatif sendiri dengan tujuan sama ingin membawa perubahan Kalteng kedepannya.

“Kita kembalikan pada naluri kita mencermati masing-masing. Beliau juga berpesan, selama menggalang dukungan jangan menyakiti orang, menghina dan mencurigai siapapun yang datang walaupun mantan penjahat sekalipun harus kita terima. Ini harapan yang diinginkan pada seluruh tim,” tutupnya.

(Cha/beritasampit.co.id)