Fordayak dan Parajah Motanoi Siap Berikan Pernyataan Sikap

Berita Sampit
PERTEMUAN : Asy/BS - Forum Fordayak, dan Perajah Matanoi membahas terkait video penganiayaan

SAMPIT – Dalam rangka menyikapi kasus pemukulan pemuda yang dilakukan oleh oknum perguruan silat, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Forum Pemuda Dayak  (Fordayak), Parajah Motanoi siap memberikan sikap terkait kasus penganiyaan tersebut.

Video berdurasi 1 menit 12 detik ini memperlihatkan seorang remaja asal Desa Luwuk Ranggan Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) babak belur dihajar oleh oknum perguruan silat.

Ketua DPD Fordayak, M Saleh Kurdi bereaksi keras dan mengutuk terkait video penganiayaan dan aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum perguruan pancak silat terhadap korban.

BACA JUGA:   Perjalanan Umroh (13). Bertemu Warga Setanah Air, Bahagianya

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Parajah Motanoi, Selpius Serinus, ia menyesalkan kejadian tersebut. Selain itu mereka siap memberikan pernyataan terbuka berkaitan dengan sikap-sikap DPD Fordayak, dan Parajah Motanoi terhadap aksi kekerasan yang menyalahi hukum adat dan Falsafah Huma Betang.

Dalam pertemuan tersebut terlihat dihadiri oleh Sekretaris DPD Fordayak Wartati Sri Wahyuni, Sudarmo S Nehang selaku Humas, turut hadir dalam pertemuan yang dilakukan pada Kamis 13 Februari 2020 malam tadi di Rumah Betang.

BACA JUGA:   Peredaran Narkoba di Kotim Memprihatinkan, Ini Komentar Anggota Dewan

Forum Fordayak, dan Perajah Matanoi siap memberikan pernyataan terbuka terkait penganiayaan terhadap pemuda asal Desa Luwuk Ranggan besok siang, Jum’at 12 Februari 2020.

(Asy/beritasampit.co.id)