Gahara Berharap Kasus Pengeroyokan Tidak Terjadi Lagi di Kotim

WAWANCARA : IM/BS - Ketua Fordayak Kabupaten Kotawaringin Timur, Saleh Suaidi (kanan baju hem coklat) bersama Ketua LSM Balanga Gahara (baju Hem merah).

SAMPIT – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Balanga, mengatakan agar kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh anggota salah satu perguruan silat yang sempat ramai di medsos agar tidak terjadi lagi di Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim). Jumat 14 Februari 2020.

“Masalah seperti ini semoga tidak terjadi lagi karna untuk menjaga perdamaian di daerah Kotim, bagaimana Pemerintah Daerah harus turun tangan untuk menyikapi masalah ini, karna sudah menjadi semua perhatian Masyarakat baik dari Fordayak, LSM, DAD atau Wartawanya semua bekerja sama,” tutur Gahara Ketua LSM Balanga ketika diwawancarai beritasampit.co.id di Taman Miniatur Budaya Huma Betang.

BACA JUGA:   Muhammad Yusuf, Tukang Batu Nyambi Jual Sabu

Dengan adanya kasus itu, dia berharap pemerintah setempat merespon cepat supaya tidak terjadi gesekan-gesekan yang dapat mengganggu ketentraman di bumi Habaring Hurung (Bumi Gotong Royong). Dia menilai kasus ini bisa menjadi potensi konflik lanjutan jika tidak di tangani secara cepat.

“Masalah ini bisa menjadi potensi tidak baik bagi Kotim, karna saya liat dikolong komentar Facebook saya itu sudah hampir 4000 komentar mengenai kasus Pengeroyokan ini” tutupnya.

BACA JUGA:   RSUD Murjani Sampit Resmi Sandang Akreditasi Bintang Empat

(wan/beritasampit.co.id)