Tim Gabungan Berjibaku, Padamkan Karhutla di Desa Dangka

IST/BS : Damkar Barsel bersama tim gabungan, berjibaku untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Desa Dangka tepatnya 1 kilometer menuju jalan Trans Beruang.

BUNTOK – Tim Gabungan yang terdiri dari Pemadam Kebakaran (Damkar), TRC dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) berjibaku memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Karhutla yang terjadi di Desa Dangka Kecamatan Dusun Selatan (Dusel), tepatnya 1 kilometer masuk menuju jalan Trans Baruang Sabtu (15/2/2020).

Kepala Damkar dan Satpol-PP Kabupaten Barsel Ganda Daya Bina melalui Kabid Damkar Piad Jond kepada beritasampit.co.id Minggu 16 Februari 2020 saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, berdasarkan informasi dilapangan Karhutla tersebut terjadi sekira pukul 12.00 WIB.

Dikatakannya, setelah mendapatkan informasi tersebut Damkar Barsel segera menerjunkan tiga unit armada yakni satu unit mobil penembak, satu unit mobil tangkai dan satu unit mobil penyuplai air

BACA JUGA:   Ini Perkembangan Hukum Tersangka Mantan Anggota PSHT di Polres Kotim

“Selanjutya, seluruh personel Damkar langsung bergerak menuju lokasi kebakaran yang telah diinformasikan oleh masyarakat tersebut,” katanya.

Dijelaskan Piad Jond, api berhasil dipadamkan sekitar dua jam lebih atau pada pukul 05.00 WIB dan itupun Damkar Barsel bersama Tim Gabungan belum beranjak pulang karena harus memastikan dengan pasti kalau api benar-benar sudah padam.

“Bilamana api belum padam, Damkar Barsel tidak akan pulang sebelum api benar-benar sudah padam,” bebernya.

Menurutnya, dalam kejadian Karhutla di Desa Dangka tepatnya 1 kilometer menuju jalan Trans Baruang tersebut tidak ada korban jiwa akan tetapi dampaknya hutan dan lahan yang terbakar sekitar 2 hektar lebih.

BACA JUGA:   Pencuri Spesialis Rumah Kosong Berhasil Diringkus Polisi

“Terkait asal api tersebut, apakah memang ada yang sengaja membakar atau terbakar sendiri belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib,”jelasnya.

Ditambahkannya, dengan kejadian ini pihaknya tetap dan selalu menghimbau kepada warga masyarakat Barsel marilah kita bersama-sama untuk selalu menjaga hutan dan lahan dari kebakaran.

“Sebab, kalau bukan kita ang menjaga hutan dan lahan dari kebakaran tersebut siapa lagi,” tukas Piad Jond.

(ded/beritasampit.co.id)