Komisi VIII DPR: Pernyataan Ketua BPIP Yudian Sangat Provokatif

Anggota Komisi VIII DPR RI Endang Maria Astuti. Dok: Istimewa

JAKARTA— Anggota Komisi Agama DPR RI Endang Maria Astuti mengkritisi pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi yang mengatakan musuh terbesar Pancasila adalah agama.

Menurut Endang, statement Yudian sangat provokatif menyesatkan, dan berpotensi memecah belah persatuan Indonesia. Karena bukan saja menghina satu agama, tapi telah menghina eksistensi semua agama yang ada di Indonesia.

“Aneh saja seorang profesor sampai segitu ya. Kepleset keluarkan statement seperti itu yang akhirnya menimbulkan kegaduhan,” tutur Endang, Senin, (17/2/2020).

BACA JUGA:   Soal Usulan Penghapusan Kewenangan Polsek, Ketua MPR: Harus Dikaji Secara Matang

Endang lantas menjelaskan bahwa Pancasila adalah warisan para ulama dan Agama adalah ruh dari Pancasila itu sendiri. Hal itu dibuktikan dengan adanya sila pertama Ketuhanan yang Maha Esa.

“Seharusnya orang yang berpancasila harus memahami, dengan memahami agama yang baik. Dia juga berpancasila dengan baik. Karena itulah yang harus diimplementasikan,” tegas Endang.

BACA JUGA:   PDI Perjuangan Cari Pemimpin Berintegritas, Bukan Pemimpin Asal-asalan

Mesti begitu, Endang meminta pemerintah jika pernyataan kepala BPIP telah menyalahi tugas dan fungsi lembaga BPIP maka pemerintah harus mengambil sikap tegas, sehingga tidak berpotensi konflik antar umat beragama.

“Kita khawatir justru menjadi buruk dan berkembang jauh lebih buruk lagi,l kedepannya,” pungkas Endang Maria Astuti.

(dis/beritasampit.co.id)