DBD Mulai Serang Warga Kotim, Komisi III Minta Dinkes Lakukan Hal ini

Riskon Fabiansyah

SAMPIT – Memasuki musim penghujan, Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan oleh nyamuk tersebut sampai saat ini masih menghantui dan menjadi momok menakutkan bagi warga di Kota Sampit, Kabupaten Katingan.

Dalam hal ini Riskon Fabiansyah selaku anggota Komisi III DPRD Kotim meminta agar Dinas Kesehatan fokus dalam memberantas penyakit DBD tersebut. Dia berharap ada antisipasi sejak dini untuk DBD itu terutama bagi masyarakat di daerah pemukiman padat penduduk yang dekat sungai maupun desa-desa di Kotim ini.

BACA JUGA:   Aksi Massa Bisa Dilakukan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19

“Saya dengar sudah ada beberapa pasien terkena DBD yang dirawat di RSUD Murjani Sampit, jangan sampai gara-gara virus Corona kita lupa DBD yang juga penyakit mematikan, kita minta instansi terkait melakukan pengawasan dan juga tindakan antisipasi terkait demam berdarah ini di Kotim,” ungkapnya Jumat 28 Februari 2020.

Riskon juga mengimbau kepada masyarakat agar mulai waspada terhadap penyakit Demam Berdarah yang selalu muncul ketik musim penghujan seperti saat ini. Bahkan dia meminta masyarakat mulai menyiapkan diri untuk menjaga segala kemungkinan yang terjadi.

BACA JUGA:   Yani Baru Kredit Kulkas, Malah Jadi Arang

“Kita mengimbau kepada masyarakat agar waspada juga terhadap penyakit DBD ini, mulai siapkan obat-obatan, dan juga jaga pola hidup sehat, jangan buang sampah sembarangan, dan juga lakukan konsultasi ke pihak kesehatan terdekat untuk mencegah DBD ini kalau dirasa perlu,” tutupnya.

(Drm/beritasampit.co.id)