Dua Pengendara Patah Kaki, Dirawat di RSUD Sultan Immanudin Pangkalan Bun

Man/BS - Kondisi dua korban saat di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun

PANGKALAN BUN – Nasib nahas menimpa 2 (Dua) pengendara sepeda motor usai bertabrakan dengan mobil toyota Hilux. Diketahui pemilik motor bernama Remi yang saat itu berboncengan dengan rekannya Saini.

Remi merupakan warga Kelurahan Pangkut Kecamatan Arut Utara (Aruta) sedangkan Saini warga Desa Sungai Kuning, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin.

Kejadian ini terjadi di jalan Aspek KM 10 Simpang Perkebunan Kelapa Sawit PT SNIP-GSID (Astra), diketahui kejadian ini bermula ketika motor Suzuki Satria F yang digunakan Remi dari arah Semanggang, Kecamatan Pangkalan Banteng, hendak berbelok ke arah kanan menuju ke PT SINP – PBNA.

BACA JUGA:   Kabar Duka, Tenaga Medis di Kobar Meninggal Dunia Terkonfirmasi Covid-19

Sementara itu dari arah berlawan melaju mobil Hilux dari arah Pangkut. Diduga lantaran jalan menanjak kedua kendaraan tersebut tidak saling melihat, sehingga tabrakan tidak bisa dihindarkan.

Akibatnya dua pengendara itu mengalami luka yang cukup parah, Remi mengalami patah kaki dan luka dibagian kepala, sedangan Remi juga mengalami patah kaki.

“Sepeda motor Suzuki Satria Nopol KH 4746 GU yang dikendarai Remi berboncengan dengan temannya, saat berada di jalan raya tiba-tiba diseruduk mobil toyota Hilux Nopol KH 6452 GE, itu informasinya Pak,” kata Suryadi keluarga salah korban kecelakaan yang ditemui beritasampit. co.id, Senin 2 Maret 2020.

BACA JUGA:   Sidang Kasus Nur Fitri, Polres Kotim Ajukan Duplik Sebagai Termohon

Pantauan dilapangan kedua korban yang mengalami kecelakaan, kini masih dalam perawatan di RSUD Sultan Immanudin Pangkalan Bun.

“Kondisi Saini yang paling parah,” ungkapnya.

Terpisah Kapolsek Aruta Ipda Rahis Fadilah saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan, adanya kejadian tersebut, dan kasus kecelakaan tersebut masih sedang diproses.

(Man/beritasampit.co.id).