Lagi, Puluhan Rumah di Kotim Terdampak Banjir

IST/BS - Tampak Rumah Warga Desa Sungai Ubar Mandiri Masih Terendam Banjir Hingga saat ini.

SAMPIT – Tampaknya Desa Sungai Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi langganan terdampak musibah banjir. Sejak Minggu, 1 Maret 2020 hingga Senin, 2 Maret 2020, sedikitnya ada 19 rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggian mencapai 15-30 Centimeter dari lantai rumah.

Saat dikonfirmasi, Camat Cempaga Hulu, Ubaidillah Asmarin SH, MH menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterimanya saat ini, baru ada satu desa di Cempaga Hulu yang terdampak banjir akibat curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir ini.

“Ada 19 buah rumah yang terendam dan pihak badan penanggulangan bencana juga sudah ke TKP banjir guna memberikan bantuan dan melihat kondisi masyarakat disana, kami saat ini di Kecamatan juga terus berkoordinasi dengan Kepala Desa terkait dan memastikan masyarakat dalam keadaan aman, termasuk koordinasi dengan Polsek dan juga Koramil,” ujar Ubaidillah.

BACA JUGA:   Desa Penyaguan Salurkan BST Tahap III Kalteng

Dia juga menambahkan debet air saat ini mencapai 0,8 meter dengan ketinggian dari lantai rumah ialah berkisar 15 cm hingga 30 cm dan saat ini di desa tersebut banjir mulai surut, namun kondisi jalan belum difungsikan secara maksimal oleh masyarakat karena dalam kondisi becek dan berlumpur pasca banjir.

Bahkan dia juga memastikan saat ini desa lainnya seperti Desa Sudan, Pantai Harapan, Selucing dan Tumbang Koling yang masuk dalam kategori wilayah rendah dan sering terdampak banjir tahunan itu hingga kini belum terkena banjir.

BACA JUGA:   Waspada Buaya, Syahbana : Jangan Lengah Berenang di Sungai

“Karen faktor cuaca kita saat ini tidak menentu, maka kami rasa perlu diimbau untuk masyarakat agar tetap waspada sebab saat ini intensitas hujan cukup tinggi. Kepala Desa setempat juga kami minta untuk aktif berkoordinasi dengan kami yang ada di kecamatan,” tukasnya.

Diketahui desa-desa di Kotim ini, khususnya wilayah Kecamatan Cempaga Hulu, Antang Kalang, Tualan Hulu dan beberapa Kecamatan Wilayah Utara Kotim berdasarkan fakta dilapangan sejak beberapa tahun lalu selalu menjadi langganan banjir ketika cuaca ekstrim maupun musim penghujan. (Drm/beritasampit.co.id).