FPRB dan TRC Harus Diperkuat Dengan Perda

Berita Sampit
Ist/BS - Wakil Ketua Komisi C DPRD Kobar Tuslam Amirudin.

PANGKALAN BUN – Terbentuknya Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Dan TRC (Tim Reaksi Cepat) diharapkan dapat diperkuat oleh Peraturan Daerah (Perda) karena kaitannya dengan anggaran dalam mengatasi bencana yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi C DPRD Kobar Tuslam Amirudin.

Dimana menurut Tuslam Amirudin terbentuknya FPRB dan TRC merupakan bentuk nyata bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Kobar bertanggung jawab melindungi seluruh masyarakat dari bahaya bencana sebab Kobar merupakan wilayah rawan bencana maka seluruh masyarakat perlu mendapatkan jaminan dan perlindungan dari ancaman bencana.

BACA JUGA:   Menjelang Pergantian Tahun, Polda Kalteng Kembali Bagikan Bansos

“Kami sangat Mengapresiasi rapat pembentukan FPRB dan TRC yang di inisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kobar karena pembentukan FPRB dan TRC selain memang amanah dari peraturan yang lebih tinggi juga di daerah kita akhir-akhir ini sering terjadi bencana seperti banjir sehingga perlu penanganan yang cepat,” Kata Tuslam Amirudin usai menghadiri rapat pembentukan FPRB dan TRC, Selasa, 3 Maret 2020.

Tuslam juga mengharapkan terbentuknya FPRB dan TRC harus melibatkan seluruh stakeholder baik Pemerintah Daerah, Masyarakat dan dunia usaha maka Tim atau forum yang dibentuk ini dapat bekerja secara efektif dalam rangka meminimalisasi risiko bencana yang tentunya dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat.

BACA JUGA:   PKK Desa Barambai Makmur Gandeng OFI Lakukan Penghijaun

“Kami secara kelembagaan DPRD tentu saja akan mensuport dalam rangka optimalisasi keduanya tim yang telah dibentuk baik FPRB dan TRC, kami mendukung sesuai dengan kewenangan dan fungsi kami, hanya saja harapan kami ke depan agar pembentukannya diperkuat dengan Perda yang kaitannya dengan penguatan dukungan anggaran,” Ujar Tuslam Amirudin.

(Man/beritasampit.co.id)