Sulit Cari Masker di Apotek dan Swalayan, Sejumlah Warga Mulai Belanja Online

Berita Sampit
Mulai Langka : JMY/BS - seorang warga saat mencari masmer di Pasar PPM Sampit.

SAMPIT – Sulitnya mencari masker di kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) disebabkan tingginya permintaan, akibat kasus Virus Corona atau Covid-19 yang tengah melanda Indonesia dan sejumlah negara lainya. Membuat warga berbondong-bondong mencari masker untuk membelinya.

Namun demikian, sejumlah Apotek dan Swalayan di kota Sampit hampir tidak sanggup memenuhi permintaan warga. Karena dalam beberapa waktu terakhir. Sejumlah Apotek dan Swalayan telah melayani banyak permintaan terhadap barang tersebut sehingga stok menipis, bahkan kosong.

Saat ini, salah satu Swalayan telah membatasi pembelian masker, agar tetap menjaga stok yang tersedia.

BACA JUGA:   Banjir di Kalsel, PWI Kalteng Kumpulkan Donasi

Salah satu warga Sampit, Mulia, menyebutkan, bahwa ia baru saja mencari masker menyusul kabar virus corona telah masuk ke Indonesia. Untuk itu ia bermaksud antisipasi dalam menjaga diri dari virus yang berasal dari kota Wuhan, China itu.

“Tadi saya keluar sekalian untuk membeli masker di apotek dekat rumah. Namun sudah habis, saya cari lagi di swalayan ada. Namun harganya lebih mahal dari harga sebelumnya. Jadi tetap saya beli,” ungkapnya

BACA JUGA:   MK akan Sidangkan Sengketa Pilgub dan Pilkada Kotim

Ia mengaku tidak bisa membeli dengan jumlah yang cukup banyak, untuk itu ia bersiasat membeli secara online di salah satu situs jual beli online.

“Saya pesan online aja, harga dan ongkirnya kurang lebih. Tapi bisa beli banyak untuk keluarga,” demikiannya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim mengatakan bahwa saat ini Kotim masih aman dari virus tersebut. Meski demikian, pihak nya tetap waspada dengan memperketat pemeriksaan di pintu masuk bandara dan pelabuhan.

(jmy/beritasampit.co.id)