Pedagang Keliling Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Kronologisnya

IST/BS - Saat olah TKP oleh pihak Kepolisian, kasus meninggalnya Alam penjual sandal keliling di depan bangunan Damkar Danau Sembuluh, Seruyan.

KUALA PEMBUANG – Warga jalan Darwan Ali Sembuluh 1 Kecamatan Danau Sembuluh dikejutkan dengan penemuan mayat seorang lelaki yang terkapar di depan bangunan kantor Damkar Seruyan pada Rabu, 3 Maret 2020 siang.

Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro menerangkan, bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait ditemukannya seorang lelaki tergeletak di depan bangunan kantor Damkar tersebut pada Rabu, 4 Maret 2020 siang.

Korban diketahui bernama Alam (33) warga dari KP Tipar RT 002 RW 001 Desa Buniwangi Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

BACA JUGA:   Harapkan Dukungan Pemkab Guna Sukseskan Program PTSL di Seruyan

Berdasarkan keterangan saksi bernama Maslam (32), sebelumnya saksi melihat korban dari rumah yang jaraknya sekitar 50 meter dari TKP. Saat itu korban sedang duduk disekitar depan bangunan Kantor Damkar.

Kemudian, dalam rilis Polres Seruyan yang diterima, Kamis 5 Maret 2020, korban sudah ditemukan oleh masyarakat dalam keadaan tengkurap dengan mengeluarkan darah dari mulut dan hidung, sekitar pukul 12.30 WIB. Melihat kejadian tersebut, saksi kemudian mencari dan mengabarkan kepada teman korban yang sedang berjualan sandal keliling dan setelah itu melaporkan kepada anggota Polsek di Danau Sembuluh.

BACA JUGA:   Polsek Seruyan Hilir Sosialisasikan Penerapan 3M

Mendapatkan informasi tersebut petugas dari Polsek langsung menuju ke TKP penemuan mayat tersebut yang selanjutnya dilakukan evakuasi ke Puskesmas Sembuluh dan dilakukan olah TKP.

Dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan Puskesmas Sembuluh, korban diduga meninggal karena mengalami penyakit dalam dan informasi yang dihimpun, korban baru pertama kali datang untuk berjualan di Kecamatan Danau Sembuluh.

Selanjutnya, Jenazah korban dibawa ke Lamandau untuk dikebumikan di tempat keluarganya. (Afr/beritasampit.co.id).