Dua Mobil Tergelincir Masuk Parit, Karena Tumpahan Solar

IST/BERITA SAMPIT - Mobil oleng masuk parit di desa Pilang Pulang Pisau, Kamis 5 Maret 2020 malam.

PULANG PISAU – Insiden jalanan kembali terjadi di jalur Trans Kalimatan di Desa Pilang, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau pada, Kamis, 5 Maret 2020 malam.

Dalam kondisi cuaca hujan ditambah dengan adanya tumpahan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar dijalur perlintasan tersebut membuat dua mobil tergelincir masuk ke parit.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolres Pulpis, AKBP Siswo Yuwono BPM melalui Kasat Lantas, Iptu Muhammad Safuan Nor bahwa pihaknya telah mendatangi tempat kecelakaan tersebut.

Dari hasil olah TKP, penyebab kecelakaan itu karena tumpahan BBM dijalan, “Tumpahan BBM tersebut berasal dari mobil Mitshubishi Truck Box dengan Nopol KH 8664 AV yang di kemudikan oleh M. Ali Ridho, warga Jalan Keramat Raya RT.13 Kota Baru, Banjarmasin,” jelas Kasat Lantas.

BACA JUGA:   Mentan Harap Komponen Komoditas Pertanian Program Food Estate Diolah Agar Memiliki Nilai Ekonomi

Kronologis kejadian tersebut awalnya mobil jenis pikap box warna hitam, Nopol KH 8562 FQ yang dikemudikan Devi Adi Saputra, melaju dari arah Pulang Pisau menuju Palangka Raya.

Pada saat di tikungan terdapat tumpahan minyak solar dan membuat sopir oleng tidak bisa mengendalikan mobil sehingga mobil tercebur ke parit sebelah kiri jalan.

BACA JUGA:   Mentan Harap Komponen Komoditas Pertanian Program Food Estate Diolah Agar Memiliki Nilai Ekonomi

Tak lama berselang, datang mobil Daihatsu warna putih, Nopol H 1910 OY yang dikemudikan Yudhi Triadmojo juga tidak dapat mengendalikan mobil akibat jalan licin dan akhirnya tercebur ke parit sebelah kiri juga.

Kasat Lantas juga mengatakan, bahwa kondisi cuaca pada saat kejadian sedang gerimis dan posisi tumpahan BBM tersebut berada ditikungan.

“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp. 10 juta,” pungkasnya. (Afr/beritasampit.co.id).