Banjir di Kota Muara Teweh Berubah Jadi Kolam Renang

BANJIR : SHP/BERITA SAMPIT - Banjir jadi kolam renang dadakan warga masyarakat Muara Teweh, seperti di Foto adalah banjir di Jalan Imam Bonjol.

MUARA TEWEH – Banjir yang melanda sejumlah wilayah, khususnya di beberapa jalan dalam kota Muara Teweh, dari tadi pagi sampai sore ini.

Jadi ajang, wisata dadakan warga masyarakat, baik tua dan muda serta anak-anak tumpah ruah di area banjir seperti jalan Imam Bonjol, Merak, Cempaka Putih dan Panglima Batur.

Salah satu warga, yang ditemui di area jalan Imam Bonjol Muara Teweh. Menurut penuturanya air di daerah itu, berkisar antar 50 centimeter sampai dengan 1 meter.

BACA JUGA:   Komisi II DPRD Kalteng Harap Pemprov Antisipasi Kelangkaan Bahan Pangan

“Menemani anak saya yang minta mandi berenang disini, ternyata ada juga orang tuanya, yang ikut berendam dan mandi-mandi ” kata Mama Dinda, warga jalan Imam Bonjol gang Pandawa. Sabtu, 7 Maret 2020, sore.

Sementara di jalan Merak sebaliknya, tak banyak warga yang mandi, lantaran daerah tersebut, air berkisar 1,5 meter. Sedangkan di Cempaka Putih ada beberapa, dan sebahgian cuci motor serta mobilnya memanfaatkan banjir.

BACA JUGA:   Putus Mata Rantai Covid-19, Personil Sat Polairud Polres Seruyan Imbau Warga Terapkan Prokes

Adapun yang sangat padat, adalah daerah Panglima Batur, dekat Water Front City. Ratusan orang tumpah, baik tua dan muda. Sebagian ada juga, yang hanya berjalan-jalan di banjir sambil basah-basahan.

(shp/beritasampit.co.id)