Ini Kronologis Pelaku Tebas Tetangganya

Berita Sampit
TERBARING : IST/BERITA SAMPIT - Korban terbaring saat dilakukan perawatan di Puskesmas.

KASONGAN – Kasus penganiayaan yang diduga lantaran tidak terima ditegur yang mengakibat korban Sudan (51), warga Desa Samba Katung Kecamatan Katingan Tengah, harus dirawat di rumah Sakit akibat sebetan senjata tajam jenis mandau.

Informasi yang dihimpun dari Kepolisian, awalnya diduga pelaku Hartono alias Ono marah-marah dirumahnya sendiri sambil berkata kasar. Namun kata-kata tersebut didengar oleh korban Sudan yang merupakan tetangganya, dan kemudian korban menjawab hal itu dan berkata ” Kenapa marah-marah.

Berdasarkan pengakuan saksi Agustian Saputra (27) melihat dari dalam WC, diduga pelaku keluar dari rumahnya sambil membawa dan memegang satu bilah senjata tajam jenis Mandau yang sudah terlepas dari kumpang atau sarungnya. Sabtu 7 Maret 2020, sekira pukul 11.30 Wib.

BACA JUGA:   Memangsa Ternak, Ular Piton Sepanjang 4,5 Meter Ditangkap Warga Tidar

Agustian saat itu melihat posisi korban terjatuh sambil memegang satu buah senjata tajam jenis tombak dan diduga pelaku, menebas dibagikan punggung atas kanan korban sebanyak 1 kali.

Akibat bacokan itu, korban berlari dengan jarak kurang lebih tiga meter, karena tidak puas diduga pelaku pun kembali menumpas ke arah korban dibagian punggung belakang hingga terjatuh.

“Saat terjatun pun dirinya tidak puas, lalu kembali menimpas korban secara bertubi-tubi sehingga mengalami luka timpas dan robek di kepala bagian atas, punggung bagian belakang, lengan tangan sebelah kanan, telapak tangan sebelah kiri dan kaki sebelah kanan,” ungkap Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah SIK, melalui Kapolsek Katingan Tengah Iptu Eko Priono.

BACA JUGA:   Hilang Kendali, Sebuah Truk Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas Ditempat

Kemudian, melihat kejadian perkelahian itu, Agustian Saputra langsung mendorong Ono hingga terjatuh dan langsung melarikan diri.

“Korban langsung dibantu saksi dan beberapa warga membawa korban ke Puskesmas Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut,” terang Polsek.

Kejadian tersebut pihak keluarga korban yaitu Suparmandi alias Maman (34), merasa keberatan dan melaporkan kejadian ke Polsek Katingan Tengah untuk diproses lebih lanjut.

(nas/beritasampit.co.id)