Salat Tolak Bala, Berdoa Agar Terhindar dari Ancaman Covid 19

Berita Sampit
Foto Maman Wiharja

Oleh : Maman Wiharja

SAAT MUSIM KEMARAU PANJANG, seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia mengerahkan sejumlah dinas terkaitnya yang dibantu jajaran TNI-Polri bersama masyarakat untuk memerangi bencana kebakaran hutan dan Lahan (Karhutla).

Bukan hanya pemerintah yang berusaha memadamkan karhutla tapi pihak swasta pun  yakni sejumlah perusahaan besar sama ikut membantu memerangi karhutla, bahkan mahasiswa dan pelajar pun ramai-ramai ikut memadamkan karhutla.

Menurut pengamatan penulis, setelah aparat pemerintah dan elemen masyarakat sudah berusaha memadamkan bencana karhutla, kemudian diakhiri dengan berdoa kepada Allah SWT –Tuhan YME, dengan menggelar Salat Istisqo (Minta Turun Hujan).

Alhamdullilah, setelah Salat Istisqo yang serentak sering dilaksanakan setiap musim kemarau panjang oleh Gubernur, Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia, maka hujanpun turun.

Memang benar tibanya musim kemarau di belahan dunia dan provinsi di seluruh Indonesia, jadwal musimnya telah diatur oleh alam. Misal kemarau panjang bisa sampai 3 bulan lebih.

BACA JUGA:   Gubernur Kalteng Sampaikan Jawaban Pemandangan Umum Fraksi

Kalau sudah tahu jadwal musim kemarau kenapa disetiap kemarau panjang ujung-ujungnya kita (manusia) sering menggelar Salat Istisqo bersama untuk minta turun hujan.

Nah, sekarang sedang terjadi musibah ancaman virus corona yang kita semua termasuk ‘alam’ belum mengetahui sampai kapan virus corona itu terus menyerang manusia.

Dan sejak munculnya ancaman virus corona sampai sekarang semua pihak khususnya pemerintah, terus berupaya dengan berbagai cara medis melakukan pencegahan.

Sama dengan di musim kemarau panjang, semua pihak dan pemerintah terus berupaya memerangi karhutla, yang diakhiri dengan doa bersama melakukan Salat Isriqo, untuk minta turun hujan.

BACA JUGA:   Ritual Adat Dayak Dilarang Selama Pandemi Covid-19

Pengamatan penulis, saat ini semua pihak khususnya pemerintah telah banyak berusaha melakukan pencegahan dari ancaman virus corona. Namun alangkah baiknya, disela-sela hiruk pikuknya kegiatan penanggulangan virus corona, kita semua melakukan doa bersama ‘Sholat Tolak Bala’.

Sebagai Umat Muslim di saat melaksanakan Sholat Tolak Bala jangan takut tertular virus corona kita berusaha semua jemaah menggunakan masker.

Salat Tolak Bala ini harus dicanangkan Presiden, salat bersama di Jakarta misal di Lapangan Monas. Gubernur  Sholat bersama di halaman Kantor Gubernur. di masing-masing halaman kantor Bupati, Walikota, Camat, Lurah dan Kades.

Salat Tolak Bala tersebut tentunya, memohon dan minta kepada Allah SWT-Tuhan YME agar virus corona cepat berlalu dari muka bumi ini, Amiiin..Semoga.