Imbas Corona, Pendapatan Agen Transportasi Sungai Sampit – Katingan Merosot

KIAN MEROSOT : JMY / BERITA SAMPIT - Agen transportasi sungai di Sampit yang melayani perjalanan ke Katingan, mendawai, dan Pegatan mengalami penurunan pendapatan akibat imbas virus corona

SAMPIT – Semenjak pandemik Covid-19 terjadi di Indonesia, sektor ekonomi banyak mengalami keterpurukan.

Tidak terkecuali pada agen transportasi sungai di Sampit, kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

800

Salah satu agen transportasi sungai yang melayani jasa perjalanan Sampit – Katingan – Mendawai – Pegatan. CV Meranti di Jalan Iskandar, mengalami perosotan pendapatan

“Sejak beberapa waktu terakhir memang mengalami perosotan sekitar dua puluh persen. Biasanya operator kita dalam sehari berangkat hingga lima kali atau lebih, baik membawa penumpang dan barang dari Sampit ke Katingan ataupun rute lainnya,” kata H Wahid, Penanggung Jawab, saat ditemui pada Senin 30 Maret 2020

BACA JUGA:   Ratusan CPNS Tenaga Kesehatan dan Pendidik di Kotim akan Dilantik Melalui Teleconference

Ia menyebutkan bahwa pihaknya memiliki dua puluh dua Kapal Motor (KM) yang biasanya melayani perjalanan sungai. Namun saat ini, jam terbang semakin melemah akibat virus corona yang membuat warga enggan melakukan perjalanan.

“Biasanya puluhan orang kita angkut, kalo lagi air sungai pasang kita enak ada jalannya. Tapi sekarang sedikit yang berpergian, hanya angkutan barang yang kita bawa. Mayoritas kita mengangkut warga dari Sampit dan sejumlah barang,” ungkap H Wahid

BACA JUGA:   Warga Manfaatkan Banjir untuk Cari Ikan

Dia menjelaskan, dari kebanyakan penumpang saat ini yang berasal dari Sampit pulang ke kampung halaman. Ia juga berharap agar keadaan kembali normal agar masyarakat bisa beraktivitas seperti semula.

“Keberangkatan kita biasanya sekitar jam sembilan pagi. Hari ini kapal motor kita hanya berangkat kurang dari lima bus, itu pun mengangkut empat orang saja,” tuturnya.

(jmy/beritasampit.co.id)