Perusahaan Ini Komitmen Bantu Desa Cegah Wabah Covid-19

KOMITMEN : IST/BERITA SAMPIT – PT Agro Indomas bersma pemerintah desa lanpasa berkomitmen untuk mencegah wabah corona.

SAMPIT –  PT Agro Indomas di Kabupaten Seruyan berkomitmen akan terus berusaha untuk mencegah penyebaran wabah corona masuk ke wilayah perkebunannya, terutama pada sejumlah desa yang berdekatan dengan perkebunan kelapa sawit tersebut melalui corporate social responsibillity (CSR).

Charles Conrad, senior assiten (Staff) CSR agro indomas/rim capital, mengatakan bahwa bantuan yang mereka serahkan kepada salah satu desa yakni desa lanpasa untuk pencegahan covid-19 berupa pemyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum desa.

800

“Selain di fasilitas umum, kita juga menyemprotkan ke rumah warga. Juga memberikan bantuan berupa satu set alat pelindung diri (APD) dan personal protective equipment (EPD) untuk penyemprotan, satu unit semprot emplayer manual, enam box masker dan bahan disinfektan tujuh lusin,” sebut Charles, Selasa 31 Maret 2020

Menurutnya, hal itu merupakan bentuk dan tanggung jawab sosial bina lingkungan terhadap warga masyarakat desa binaan terkait mewabahnya covid-19 di indonesia yang berdampak pada masyarakat binaan perusahaan. ia jua menegaskan akan selalu berkomitmen kedepannya penyaluran bantuan CSR akan dilakukan lagi.

“Besok, rencanya kami akan memberikan ke desa terawan serta desa lainnya. Untuk kedepannya kita tetap melihat situasi perkembangan virus corona dan tentu upaya akan kami maksimalkan. Kami berharap Covid-19 bisa segera berakhir, tentunya kita semua baik warga dan perusahaan, serta pemerintah berpangku tangan mengikuti aturan yang sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya saat dikonfirmasi

BACA JUGA:   Sejumlah Warga Patungan Bantu Keluarga Tidak Mampu Terdampak Covid-19

Terkait akses keluar masuk ke daerah perusahaan, menurut Charles pihaknya telah mengikuti aturan protokoler yang dimandatkan oleh pemerintah. Kata Charles perusahaan yang memiliki sekitar 2.500 karyawan itu, portal pintu masuk perusahan dilakukan pengecekan dan pendataan bagi orang yang melintas masuk, dengan pengecekan suhu tubuh menggunakan alat termometer sensor, serta wajib mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan.

“Bagi staff dan karyawan sementara wabah corona tidak dibolehkan mengambil cuti keluar area kebun, karyawan maupun keluarga karyawan yang melakukan perjalanan keluar tempat kerja dan kembali ke lokasi kebun harus  diisolasi mandiri selama 14 hari, yang mana dalam masa itu dalam pengawasan tim medis perusahaan,” tegasnya

Ia juga mengimbau agar tidak panik dalam menyikapi merebaknya Covid-19 ini, dengan mengikuti aturan protokoler yang ditetapkan pemerintah dalam upaya pencegahan dan mendekat diri kepada Tuhan agar dikuatkan dalam menghadapi Covid-19 serta keadaan cepat membaik kembali.

BACA JUGA:   Begini Kronologi Truk Hampir Seruduk Warung

Hal senada juga dikatakan oleh Dony Listyo Prakoso, selaku Environment Health and Safety (EHS) departemen bahwa selama seminggu kedepan pihaknya akan melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah desa lainnya pada sekitar perusahaan.

Sementara itu, Pj Kepala Desa Lanpasa Zainal Arifin menyambut baik hal tersebut. Menurutnya, desa lanpasa telah melakukan pencegahan dengan memberi bantuan kepada warga berupa tempat cuci tangan serta memberikan ramuan herbal demi mencegah corona.

“kita upayakan inisiatif memberikan ramuan herbal kepada warga itu seminggu sekali, serta secara berkala untuk melakukan sosialisasi kepada warga Lanpasa agar mampu mencegah corona dari diri sendiri,” ungkapnya

Ia juga berharap kepada warga agar dapat melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) agar terhindar dari penyakit. Serta mengurangi aktivitas di luar rumah kecuali ada hal yang mendesak saja.

(jmy/beritasampit.co.id)