Dampak Covid 19, Warga Pesisir Pantai Kumai Mulai Menjerit

Man/BERITA SAMPIT- Suasana salah satu objek wisata di kecamatan Kumai.

PANGKALAN BUN – Semakin meluasnya penyebaran Covid 19, dampaknya bukan saja dirasakan oleh masyarakat perkotaan, namun masyarakat pesisir pantai Kecamatan Kumai Kabupaten Kobar kini mulai menjerit.

Pasalnya, perekonomian di kecamatan yang membawahi lima desa yaitu, Desa Kubu, Desa Teluk Bogam, Desa Sekonyer, Desa Sei Bedaun, Desa Sebuai, bukan takut sama virus corona tapi takut, semakin lumpuh dan semua lokasi obyek wisata sepi.

BACA JUGA:   Jembatan Diterjang Banjir di Desa Arga Mulya Mulai Diperbaiki Dinas PUPR
800

“Lumpuh karena barang-barang dan sembako yang di pasok ke desa pesisir semakin berkurang, bahkan obyek wisata di pantai kubu nyaris sepi total,” keluh Ibrahim warga Desa Kubu saat dikonfirmasi. Kamis 2 April 2020.

Ibrahim, berharap Pemkab Kobar untuk turun kelapangan dan segera memonitoring desa-desa yang perekonomiannya mulai lumpuh.

“Dan alangkah bagusnya, pemerintah daerah mengintruksikan disamping membuat Posko penanggulangan Covid 19 sekaligus dengan disediakannya sembako murah atau gratis,” harap Ibrahim.

BACA JUGA:   Pasien Positif Covid-19 Kobar Bertambah 1 Orang, Gugus Tugas Terus Lakukan Upaya Penemuan

(man/beritasampit.co.id).