Tumbuhkan Spirit Gerakan, GMKI Tetap Lakukan Pendalaman Alkitab Dengan Video Conference

NA/BERITA SAMPIT - Lika Lamulina Simanjuntak, Bidang Pendidikan Kader dan Kerohanian GMKI Cabang Palangka Raya.

PALANGKA RAYA – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Palangka Raya melalui Bidang Pendidikan Kader dan Kerohanian (PKK) melakukan Pendalaman Alkitab (PA) jarak jauh video Corefence dengan memanfaatkan aplikasi Zoom, Kamis 02 April 2020.

Kegiatan PA tersebut dengan tema “Serahkanlah Kekuatiaranmu Kepada Tuhan dan Berjaga-jagalah” (1 Petrus 5:7-8) dengan Fasilitator PA yaitu Ketua Bidang PKK Lika Lamulina Simanjuntak.

800

PA tersebut dilakukan khusus dalam menghadapi situasi Pandemi Virus Corona Covid-19, sebagai Orang Kristen yang Percaya, GMKI diajak untuk menyerahkan segala kekuatiran didalam hidup, karena Tuhan yang memelihara kehidupan, dan agar tidak khawatir tentang apapun juga.

Namun juga harus senantiasa tetap berjaga-jaga dan waspada, yaitu dengan mengikuti imbauan dan instruksi pemerintah seperti mencuci tangan dengan benar, menggunakan masker, menjaga daya tahan tubuh, tinggal dirumah jika sakit dan lain sebagainya.

BACA JUGA:   Gubernur Kalteng Gelar Rapat Terbatas Bahas Program Pengembangan Pertanian

Lika Lamulina menyampaikan dalam kondisi yang terjadi saat ini, bagi orang percaya, sadar atau tidak sadar ada hal yang Tuhan mau atas hidup manusia, “yaitu Tuhan ingin Kita Mencari wajah Tuhan dan membangun hubungan pribadi yang baik dengan Tuhan serta mengucapkan pengakuan dosa kita kepada Tuhan serta meminta belas kasihan Tuhan dan meyakini bahwa Allah yang besar yang menjadikan langit dan bumi,” jelasnya

Disamping itu, bahwa mengadakan PA Online dengan tekonologi daring karena Bidang PKK melihat perkembangan teknologi sangat membantu dalam berkomunikasi, terutama untuk komunikasi dua arah pada jarak yang jauh.

Teknologi Daring ini, menurutnya, merupakan sebuah komunikasi yang saling bertukar dan telah terhubung, dapat digunakan secara serempak yang melibatkan banyak orang atau hanya dengan 2 (dua) orang saja.

BACA JUGA:   Update 28 Mei : Pasien Positif Covid-19 di Kalteng Bertambah

“Namun memang teknologi Daring ini juga membutuhkan perangkat pendukung seperti Komputer, Smartphone atau alat bantu lainya yang digunakan sebagai perantaranya terutama harus terhubung dengan Internet,” kata Lika, seusai PA GMKI tersebut.

Dalam situasi sekarang ini, dimana seluruh Dunia terjangkit Virus Corona (Covid-19) maka teknologi Daring (Online) ini sangat membantu semua orang dalam berkomunikasi secara tatap muka dengan menggunakan Perangkat.

“Ini sebagai bentuk GMKI bergerak dalam perkembangan zaman tetapi juga tidak melupakan hal-hal prinsip organisasi seperti bersekutu dan melakukan Pendalaman Alkitab,” tutup Lika Lamulina Simanjuntak. (NA/Beritsampit.co.id).