Akibat Corona, Pengusaha Jasa Travel Keluhkan Ini

IST/BERITA SAMPIT - Aktivitas travel, saat bongkar muat penumpang sebelum Pandemi Virus Corona mewabah.

MUARA TEWEH – Akibat penyebaran Covid-19 yang terjadi hampir di sejumlah wilayah di Indonesia, tak terkecuali Kalimantan Tengah (Kalteng) pun ikut berdampak.

Wabah ini rupanya berdampak pada beberapa sektor usaha, misalnya jasa Travel pun kini mulai merasakan dampak dari virus mematikan tersebut,

800

menurunnya pendapatan jasa travel tersebut dikarenakan adanya penurunan jumlah penumpang yang melakukan perjalanan akhir-akhir ini.

Salah seorang pengusaha travel yang bernama Yahya, dia menyebut, bahwa penumpang hampir tidak ada jika pada biasanya bisa 2 atau 3 orang, atau bahkan bisa penuh.

BACA JUGA:   Setelah Berjibaku Dengan Banjir, Warga dan Anak-anak Justru Rayakan Dengan Mandi di Banjir Yang Surut

“Penumpang menurun, bahkan tidak ada sama sekali,” kata Yaya.

Akibat dampak dari social distance membuat orang enggan bepergian. Untuk itu, ia berharap pandemi virus corona itu bisa cepat berlalu.

“Ngeri juga, kalau terlalu berlarut-larut wabah yang sangat luar biasa ini,” tukasnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh supir travel, tidak adanya penumpang secara otomatis supir tidak jalan.

BACA JUGA:   Kadishub Barut Beri Penjelasan Terkait Penarikan Surat Edaran 

“Ya sudah nganggur ini, hampir empat harian sudah,” kata Saidi, salah satu warga gang Pandawa kelurahan Melayu tersebut.

Semenjak pemerintah mulai memperketat di semua akses masuk sejumlah wilayah, penumpang sepi.

“Mungkin, takut juga keluar kota apa lagi kalau tak mendesak, dan sekarang via media semua urusan,” tukasnya.

Sementara itu, Muara Teweh ada sekitar 20 jasa usaha travel, akibat Covid-19 ini semuanya ikut merasakan dampak.

(shp/beritasampit.co.id)