Penutupan Puskesmas Madurejo Diapresiasi Legislator, Masyarakat Diminta Jujur Ikuti Anjuran Pemerintah

IST/BERITA SAMPIT - Tuslam Amirudin, SE, Ketua Fraksi PAN-PKS DPRD Kotawaringin Barat.

PANGKALAN BUN – Puskesmas Madu Rejo Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kini sementara ditutup dan disterilkan karena terdapat pasien positif Covid-19. Hal ini diapresiasi anggota DPRD Kobar, Tuslam Amirudin SE.

“Saya mendukung Puskesmas Madurejo sementara ditutup, minimal 14 hari sesuai masa inkubasi pandemik Covid-19,” katanya saat dikonfirmasi beritasampit.co.d, Rabu 6 Mei 2020.

Menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kobar ini bahwa tujuan Puskesmas tersebut ditutup jelas sekali untuk disterilkan dulu karena kalau dibuka sangat riskan.

BACA JUGA:   Hj Nurhidayah Terima Penghargaan Top Pembina BUMD Award

Sekarang yang terpenting, katanya, kesadaran seluruh masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah sebagai upaya untuk memerangi Covid-19. Masyarakat yang baru pulang dari luar daerah diminta kejujurannya untuk melaporkan apakah daeranya zona merah atau tidak.

“Harusnya dia pasien yang pernah berobat ke Puskesmas Madurejo berkata jujur, kalau dirinya sudah melakukan perjalanan dari daerah zona merah, apalagi itu kan memang termasuk cluster Gowa,” tutur Tuslam Ketua Fraksi PAN-PKS ini

BACA JUGA:   Kabar Gembira, Wabup Kobar Ahmadi Riansyah Dinyatakan Sembuh Covid-19

Tapi kalau masih banyak yang membandel, kata Tuslam, pemerintah tidak tahu akan seperti apa nantinya, “Mari kita bersama memerangi Covid-19, juga dengan memutus dan menutup akses penyebaran karena itu sangat penting. Kalau itu berjalan dengan baik, kita yakin pamdemi Covid-19 akan segera berakhir,” tegas Tuslam Amirudin. (Man/beritasampit.co.id).