Komisi C DPRD Kobar, Monitoring Ke 2 Pelabuhan di Kumai

Man/BERITA SAMPIT – Komisi C DPRD Kobar saat monitoring ke Pelabuhan Panglima Utar dan Pelabuhan Penyebrangan di Kumai.

PANGKALAN BUN – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan monitoring ke dua Pelabuhan, yakni Pelabuhan Penumpang Panglima Utar dan UPT Pelabuhan Penyebrangan di Tempenek Kumai.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kobar Tuslam Amirudin menjelaskan saat melakukan kunjungan ke pelabuhan di dampingi Kepala Dinas Perhubungan Kobar Fitriyana dan instansi terkait lainnya. Adapun yang dikunjungi adalah Pelabuhan Tempenek dan Pelabuhan Panglima Utar Kumai.

“Pada saat monitoring ke Pelabuhan Tempenek, terkait pelabuhannya kita mendorong agar ke depan bisa ditingkatkan lagi frekuensi kapal yang masuk, untuk saat ini kapal yang masuk baru ada satu kapal dengan tujuan pelabuhan Kendal, kita akan mencoba untuk menjajaki kemungkinan rute pelabuhan lain, karena kerjasama selama ini baru dengan pelabuhan Kendal,” kata Tuslam Amirudin.

BACA JUGA:   Rute Penerbangan Pangkalan Bun-Yogyakarta Dibuka Awal Oktober 2020

Lanjutnya, bila memungkinkan bisa kerjasama dengan Pelabuhan di daerah Jawa Timur sehingga aktifitas pelabuhan roro di Tempenek akan lebih ramai lagi, namun demikian Pemerintah Daerah maupun Provinsi harus terlebih dahulu menyiapkan infrastruktur jalan yang lebih memadai lagi.

“Untuk meningkatkan aktifitas di Pelabuhan Tempenek, tentunya infrastruktur jalan harus kita benahi terlebih dahulu, termasuk sarana dan prasarana di Pelabuhan tersebut, jika kkta dongkrak lagi maka kedepannya akan meningkatkan pendapatan daerah, mengingat pemerintah pusat telah menyerahkan pengelolaan pelabuhan tempenek itu Kepala daerah,” ujar Tuslam yang juga sebagai Ketua Fraksi PAN-PKS DPRD Kobar.

BACA JUGA:   Ketua DPRD Kobar Rusdi Gozali : Terus Lanjutkan Program Konsorsium

Tuslam juga menambahkan selain ke pelabuhan Tempenek, Komisi C juga monitoring ke Pelabuhan Panglima Utar Kumai dalam hal pencegahan Covid-19. Dimana pihak kepelabuhan telah menerapkan pencegahan sesuai prosedur protokol kesehatan.

“Hasil monitoring kami ke Pelabuhan Panglima Utar Kumai, disana khusus pelabuhan penumpang telah menerapkan protokol kesehatan, sehingga bagi penumpang baik yang baru masuk ke pelabuhan termasuk yang akan berangkat harus melalui pemeriksaan yang ketat, hal ini guna pencegahan penyebaran Covid-19,” terang Tuslam.

(man/beritasampit.co.id)