Gubernur Kalteng Kunjungi Tiga Anak Yatim Piatu yang Tinggal di Barak

PALANGKA RAYA – Masih ingat dengan cerita tiga bersaudara yang tinggal di barak di Jalan Flamboyan bawah.

Cerita ini sempat membuat orang nomor satu di Kalteng, Sugianto Sabran turun langsung mengunjungi ketiga bersaudara yang diketahui Yatim piatu yaitu Dilah Saputra dan kedua adiknya Nur Aida dan Muhammad Ramadani.

800

Kisah Dilah yang harus berhenti sekolah demi merawat serta menghidupi dua adiknya yang masih kecil ini, menarik perhatian gubernur.

Kini, gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran kembali menyambangi tiga bersaudara tersebut. Jumat 22 Mei 2020 malam.

BACA JUGA:   Wabup Kobar : “Ibu Bupati Sudah Menjelaskan PSBB di Kobar Belum Layak”

Sekira pukul 22.30 WIB, Gubernur mengunjungi barak yang ditinggali Dilah dan kedua adiknya. Melihat kondisi barak yang tidak terurus serta keperluan yang serba minim.

Gubernur manaruh empatik kepada ketiga anak yatim-piatu ini, selain mengunjungi secara langsung Sugianto juga memberikan bantuan.

“Saya juga berharap kepada masyarakat yang mempunyai rezeki lebih, jangan lupa bantu anak yatim piatu dan orang tua yang hidup susah, karena percayalah bahwa membantu orang susah tidak mungkin membuat kita menjadi susah,” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

Gubernur berencana membelikan motor untuk mereka yang telah dianggap seperti anaknya sendiri, bahkan menawarkan untuk tinggal di rumah jabatan.

BACA JUGA:   New Normal Harus Terukur

Namun, Dillah ingin tetap tinggal di barak merawat kedua adiknya. Untuk itu, nantinya Gubernur akan menyiapkan rumah bagi mereka.

Berkegiatan sosial dengan membantu yatim piatu acap kali dilakukan Sugianto Sabran. Bukan hanya sejak dirinya menjadi seorang Gubernur, tetapi sejak masih bekerja di perusahaan swasta dan menjadi anggota DPR RI.

Hal tersebut sudah dilakukannya karena teringat masa kecil yang hidup serba kekurangan bahkan hidup berpindah-pindah mengikuti orang tuanya mencari pekerjaan.

(Hardi/Beritasampit.co.id)