Kasih Sayang Sugianto Untuk Anak Yatim, Dillah Kini Lebaran Dengan Motor Baru

IST/BERITA SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran saat memberikan motor untuk 3 anak Yatim Piatu.

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran kini kembali tebarkan kasih sayang kepada anak yatim piatu. Ia tergerak hatinya untuk memberikan bantuan kepada tiga anak yatim piatu yang tinggal di barak jalan Flamboyan Bawah Kota Palangka Raya, Sabtu 23 Mei 2020.

Saat kunjungannya ke jalan Flamboyan Bawah itu, Sugianto Sabran membelikan sebuah sepeda motor scoopy matic dan mengantarnya langsung ke barak tempat tinggal tiga anak yatim piatu, Dillah serta kedua adiknya.

“Saya juga berharap kepada masyarakat yang mempunyau rejeki lebih, jangan lupa bantu anak yatim piatu dan orang tua yang hidup susah, karena percayalah bahwa membantu orang susah tidak mungkin membuat kita menjadi susah,” pesan Gubernur Sugianto.

BACA JUGA:   Menara Pencakar Langit Pertama Kalteng Akan Jadi Pusat Perkantoran Perusahaan

Dalam kunjungannya Gubernur Sugianto Sabran juga memberikan bantuan kepada warga sekitar yang akan merayakan hari raya lebaran serta membelikan sembako untuk warga yang telah membantu menjaga Dillah serta kedua adiknya.

Di sela-sela kunjungannya Sugianto Sabran juga menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan warga dan memberikan bantuan sebesar Rp 50 Juta untuk modal warga berjualan sembako.

BACA JUGA:   Jaga Imunitas dan Pantau Kamtibmas, Kapolda Kalteng Bersama Forkopimda Olahraga Bersepeda

Warga setempat menyambut kebaikan Gubernur dengan rasa haru dan ucapan syukur, serta mereka mendoakan agar Gubernur tetap selalu dalam keadaan sehat untuk memimpin Kalteng.

Memberikan bantuan sosial dengan membantu yatim piatu, diketahui, memang sering kali dilakukan Sugianto Sabran, bukan hanya sejak dirinya menjadi seorang Gubernur tapi sejak masih bekerja di perusahaan swasta dan menjadi anggota DPR RI.

Hal tersebut sudah dilakukannya karena teringat masa kecil yang hidup serba kekurangan bahkan hidup berpindah-pindah mengikuti orang tuanya mencari pekerjaan. (Hardi/beritasampit.co.id).