Usaha Laundry Mulai Menjamur di Pangkalan Bun

Man/BERITA SAMPIT – Salah satu lokasi diruangan penyimpanan pakaian laundry yang siap diambil.

PANGKALAN BUN – Perkembangan usaha Laundry (mencuci pakaian) mulai banyak diminati di Kota Pangkalan Bun.

Seperti yang diungkapkan Radi Ashari pengusaha laundry menggunakan sistem pewangi dimana semua pakaian yang telah dicuci dan distrika menjadi wangi.

Menurut Radi, sejak semua pengusaha laundry menggunakan pewangi, saat ini pengusaha ‘laundry’ banyak bermunculan di Kota Pangkalan Bun.

BACA JUGA:   Setiap Musibah Banjir di Aruta, Ini yang Dilakukan PT SINP dan PT PBNA (Astra Group)

“Nanti lama-lama konsumen akan bosan akhirnya jumlahnya semakin sedikit, itulah ciri khas di Kota Pangkalan Bun,” aku Radi.

Terpisah, salah seorang konsumen Waryadi warga Jalan Iskandar Pangkalan Bun mengatakan, saat ini banyak yang membuka usaha ‘laundry’ karena masyarakat gandrung oleh pewanginya yang harum menempel di pakaian.

“Selain itu nyucinya cepat, dikirim jam 7 pagi besoknya jam 10 pagi bisa diambil telah nampak rapih diistrika dan harum. Tapi, apakah pakain yang harum itu sudah bersih benar atau belum, silahkan tes misal satu baju atau celana kasih noda yang senyawa dengan air sedikit,” tegas Waryadi.

BACA JUGA:   Dewan Imbau Pemkab Kobar Instruksi Seluruh Karyawan Swalayan, Mall dan Toko Melakukan Rapid Test

(man/beritasampit.co.id)