Waspada! Kekerasan Seksual Terhadap Anak Umumnya Dilakukan Orang Terdekat

IST/BERITA SAMPIT - Polsek Bulik IPDA Hadi Prayitno.

NANGA BULIK – Maraknya Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di sejumlah desa di Kabupaten Lamamdau dalam 5 bulan terakhir ini patut diwaspadai oleh warga. Mirisnya, setiap pelaku asusila tersebut adalah orang terdekat korban.

Kapolsek Bulik IPDA Hadi Prayitno mengimbau untuk masyarakat agar selalu memperhatikan perkembangan anaknya dan juga pergaulan anak di area lingkungannya.

BACA JUGA:   Mobil Dinas Ketua DPRD Lamandau Pelat Hitam Kecelakaan, Ini Penjelasan Sekwan
800

“Kita tidak tahu kejahatan akan terjadi, setidaknya kita selalu mengingatkan para orang tua untuk selalu mengawasi perkembangan anak perempuan mereka,” ujar IPDA Hadi, Senin 1 April 2020.

Umumnya tindakan kejahatan asusila (pemerkosaan) tersebut dilakukan oleh orang-orang terdekat dan kenal baik dengan korban.

“Dari laporan 2 kasus asusila yang kita tangani di bulan Mei kemarin, mirisnya pelakunya adalah orang terdekat korban yaitu ayah tiri korban. Untuk itulah, kita selalu mengingatkan kepada orang tua untuk selalu mengawasi perkembangan anak perempuan mereka,” jelas Hadi.

BACA JUGA:   Tiga Perangkat Kepala Daerah di Lamandau Sertijab

Katanya, pihak Kepolosian selalu meminta kepada orang tua untuk selalu tetap mengawasi anaknya, dan jangan selalu mudah percaya.

“Tetap awasi dan kontrol anak-anaknya, sebelum perbuatan buruk menimpa anaknya,” pungkas IPDA Hadi. (Andre/beritasampit.co.id).