Begini Cara Polres Seruyan Antisipasi Penangan Karthula

AHMAD/BERITA SAMPIT - Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro.

KUALA PEMBUANG – Kepolisian Resor (Polres) Seruyan, memiliki untuk mencegah dan menagani kebakaran hutan dan lahan (Karthula) di Bumi Gawi Hatantiring, upaya ini dirasa sangat membantu untuk memperkecil kebakaran.

Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro mengatakan, upaya yang akan dilakukan berupa penyuluhan kepada masyarakat, memasang spanduk larangan atau imbauan di beberapa wilayah agar masyarakat paham terkait bahaya Karthula.

“Jadi untuk penanganan Karthula mulai dari sekarang sudah tahap pencegahan, banyak hal yang sudah kita lakukan, misalnya dengan melaksanakan sosialisasi, melaksanakan imbauan, memasang spanduk, banner di tempat-tempat yang ada di wilayah Kabupaten Seruyan,” jelas AKBP Agung Tri Widiantoro, Jumat 5 Juni 2020 sore.

BACA JUGA:   Meski Tanpa Dukungan KONI Murung Raya, Dua Atlet Dayung Raih Emas PON Papua

Dengan cara itu diharapkan bisa memilimalisir kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Seruyan, selain itu juga menurutnya, sebagai langkah awal untuk saat ini sudah membentuk sebanyak 14 posko di beberapa wilayah.

“Sementara ini kita sudah membentuk 14 posko, jadi di posko itu ada beberapa unsur yang terlibat, diantaranya ada Polri, TNI, masyarakat peduli api, semua berkumpul jadi satu,” ujarnya.

Dia juga berharap dengan adanya posko itu, semua sarana dan prasarana seperti alat-alat untuk memadamkan api sudah terkumpul di masing-masing posko, sehingga apabila terjadi kebakaran di dekat posko itu bisa segera ditindaklanjuti.

BACA JUGA:   Sukseskan Restorasi Gambut, Pemprov Kalteng Datangkan Tim BRGM

lebuh lanjut dia menyebut, saat ini Polres Seruyan juga telah mempersiapkan peralatan untuk memadamkan api saat terjadi kebakaran hutan dan lahan, menariknya lagi, Polres juga sudah menyiagakan kendaraan bermotor yang telah dimodifikasi untuk mengantisipasi kebakaran.

“Untuk polres yang sudah dipersiapkan, alat-alat pemadam seperti sekarang kita sudah siapkan kendaraan bermotor yang sudah kita modifikasi, apabila terjadi kebakaran kendaraan itu bisa kita gunakan untuk memadamkan api,” pungkasnya.

(ASY/beritasampit.co.id)