Kadis Kesehatan Seruyan Bersama Istri Reaktif Usai Menjalani Rapid Test

AHMAD/BERITA SAMPIT - Foto Ilustrasi.

KUALA PEMBUANG – Kabar mengejutkan kembali datang dari Bumi Gawi Hatantiring, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan Mahdiniansyah mengakui bahwa dirinya reaktif positif usai menjalani rapid test pada Jumat, 5 Juni 2020 malam.

Ia mengaku baru tahu setelah setelah menjalani rapid test secara mandiri di RSUD Murjani Sampit, karena selama ini tidak memiliki gejala-gejala yang mengarah ke Covid-19.

Dia mengatakan rapid test dilakukan lantaran ada beberapa orang dari keluarganya yang reaktif positif.

“Iya betul empat dari keluarga kami, termasuk saya dan istri, rencananya hari Minggu akan dilakukan rapid test untuk keluarga kita,” ungkapnya.

Kabar ini dibenarkan oleh Mahdiniansyah, saat beritasampit.co.id mendapatkan konfirmasi langsung darinya melalui telepon seluler, dia mengatakan bahwa penularan melaui keluarganya.

BACA JUGA:   Presiden Bersama Para Menteri Diskusi di Gubuk Saat Tinjau Lahan Food Estate

“Kemungkinan besar terinfeksi melalui adik kandung, yang pulang dari Bogor setelah menjenguk anaknya yang pesantren disana, karena sempat tiga kali ketemu sama orang tua, mungkin saat itu orang tua sudah ikut terpapar, minggu kemarin sempet bertemu juga,” katanya saat dikonfirmasi beritasampit.co.id, Sabtu, 6 Mei 2020.

Lebih lanjut dia mengatakan, penularan terjadi saat beberapa kali perjalanan dinas ia sempat mampir mengunjungi orang tuanya.

“Kalau secara teori belum reaktif, tapi mungkin karena beberapa kali ketemu ibu yang sudah terpapar itu, dalam beberapa kali perjalananan dinas pasti mampir ke orangtua, dengan orang tua ngak mungkin ngak salaman, mungkin terpaparnya dari situ,” ujarnya.

BACA JUGA:   Kemenag Kembali Raih Opini WTP, Kanwil Kemenag Kalteng Salah Satu yang Diaudit

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan agar senantiasa mengikuti arahan dari pemerintah, agar tercegah dari penularan Covid-19.

“Harapannya, yang pertama ikuti aturan pemerintah, pakai masker, jaga jarak, kemudian cuci tangan, jangan bersalaman, kumpul-kumpul juga jangan, di imbau kepada semua jangan berkumpul, karena kita tidak tahu siapa yang menyimpan virus itu,” harapnya.

Sementara itu, saat ini Kadis Kesehatan Seruyan bersama dengan keluarganya telah diisolasi di Klinik Covid-19 Islamic Center Sampit.

(ASY/beritasampit.co.id)