Tidak Main-main, Polisi Akan Tindak Tegas Perusahaan Pembakar Lahan dan Hutan

AHMAD/BERITA SAMPIT - Kabag Ops AKP Guntur Tri Bawono.

KUALA PEMBUANG – Polisi akan menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polres Seruyan, kata Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro melalui Kabag Ops AKP Guntur Tri Bawono saat melakukan sosialisasi di Kecamatan Seruyan Raya beberapa waktu lalu.

Menurut dia, pihak kepolisian akan menindak tegas siapapun pelakunya, bahkan dia menegaskan agar semua perusahaan yang berada di Seruyan tidak melakukan pembakaran di daerah HGU.

“Di daerah HGU yang ada melakukan pembakaran kami akan menjerat, seperti apapun perusahaan melakukan pembelaan tetap ada jerat hukum,” tegasnya.

BACA JUGA:   Apresiasi Kinerja Rektor UPR, Ini Harapan Mahasiswa

Ia mengimbau kepada seluruh perusahaan sawit agar menyiapkan kelengkapan alat untuk penaganan Karhutla.

AHMAD/BERITA SAMPIT – Foto bersama di posko 8 Kecamatan Seruyan Raya.

“Sewaktu-waktu dari Polres, TNI, Jaksa, dan BPBD akan mengecek kelengkapan Karhutla diseluruh perusahaan dan bagaimana teknis perusahaan dalam mengani Karhutla kedepannya,” kata Perwira dengan balok tiga di pundak ini.

Ia juga mengimbau pihak perusahaan agar turut membantu masyarakat, “Teman-teman dari perusahaan tolong bantu masyarakat kecil, apabila membutuhkan sesuatu terkait dengan penanganan Karhutla, seperti selang maupun transportasi tolong dibantu,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya akan melakukan pengecekan standart operational (SOP) perusahaan, jika itu tidak sesuai akan kami proses.

BACA JUGA:   Gubernur Kalteng Dukung Pembangunan Laboratorium Level 2 PCR Rumah Sakit TNI AD

“Termasuk teman-teman di perusahaan untuk membuat embung, tempat air maupun sumur bor, SOP akan kami cek, karena perintah dari presiden dan Polri tidak main-main terkait dengan Karhutla,” tambahnya.

Selain itu, dia juga berharap agar perangkat desa terus melakukan kordinasi, “Tolong dari perangkat desa terus melakukan kordinasi, jangan hanya diam karena kita sukses berawal dari komunikasi, kalau tidak ada komunikasi otomatis itu akan menghambat rantai semuanya,” harapnya.

(ASY/beritasampit.co.id)