Pemerintah Tak Dapat Berbuat Tanpa Dukungan Warga, Wagub Minta Terus Jalin Kebersamaan

IST/BERITA SAMPIT - Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail Bin Yahya saat menunjukan hasil panen.

PALANGKA RAYA – Pandemi Covid-19 ada dampak negatif dan dampak atau hikmah positifnya, yakni jiwa kebersamaan, bahu-membahu, saling membatu, dan saling perhatian di masa Pandemi ini semakin meningkat.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Habib Ismail Bin Yahya saat membuka pameran dan pasar murah di Kampung Tangguh dan Ketahanan Pangan RT 001 RW XIII Komplek Perumahan Betang Griya, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Senin 29 Juni 2020.

800

Kehadiran Habib Ismail beserta istri disambut dengan prosesi adat pemutusan tali penghalang dalam Lawang Sakepeng. Ia berharap kegiatan seperti ini patut dicontoh oleh RT-RT yang lain di Palangka Raya pada khususnya dan Kalteng pada umumnya.

Sebagaimana dilaporkan Ketua RT 001 RW XIII Komplek Perumahan Betang Griya Arniansyah, warga sekitar bahu-membahu membantu warga terdampak Covid-19 dengan memanfaatkan pekarangan di sekitar rumah. Hasilnya dapat digunakan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Anak-anak muda dikerahkan untuk membantu warga bercocok tanam dan dapur umum dibuka 24 jam.

BACA JUGA:   Kapolda Kalteng Minta Peserta Seleksi Akpol dan Tamtama Lebih Percaya Diri

Habib Ismail juga mengapresiasi kelompok tani yang sudah berinovasi dengan membuat produk-produk lokal, seperti mesin penetas ayam, peternakan ayam bertelur, peternakan bebek, ikan, serta budidaya sayur-sayuran hidroponik dan hasil pertanian lainnya yang menunjang perekonomian warga sekitar di saat pandemi Covid-19.

“Saya mengapresiasi inisiatif dan terobosan Ketua RT 001 RW XIII dengan cara menggantung sembako setiap hari di tempat yang sudah disediakan untuk warga terdampak dan membutuhkan,” imbuhnya.

Bungkusan-bungkusan Sembako untuk warga terdampak dan membutuhkan tersebut, antara lain digantung di Pos Covid-19 Perumahan Betang Griya, Jalan R.T.A. Milono Km 4,5 Palangka Raya, tempat digelarnya kegiatan pameran dan pasar murah.

Sementara itu, Habib Ismail berharap terobosan-terobosan ini tidak hanya dilakukan saat pandemi Covid-19 saja, “Saya harap tetap tumbuh dan tertanam di hati kita kapanpun, dimanapun ,dan dalam situasi apapun,” tegasnya.

BACA JUGA:   Kapolresta Palangka Raya Apresiasi Kampung Tangguh Dalam Mencegah Covid-19

Lebih lanjut ia mengatakan, “Saya harapkan pandemi ini cepat berlalu, yang sakit cepat disembuhkan Allah SWT, namun juga semangat kebersaan ini tidak pernah hilang, tetap ada di hati kita masing-masing. Persatuan dan kesatuan modal kita karena pemerintah tidak dapat berbuat apapun tanpa dukungan warga”.

Pembukaan pameran dan pasar murah sendiri ditandai dengan pemotongan pita oleh istri Habib Ismail, Ibu Rayuhani Ismail, yang dilanjutkan dengan peninjauan pameran dan pasar murah.

Tampak hadir pada kegiatan kali ini, antara lain Kapolda Kalteng Irjen Pol Dody Prasetyo, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, dan Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah. Sementara itu, hari ini juga digelar peresmian Kampung Pantang Mundur Isen Mulang di Jalan Menteng XII Palangka Raya. (Hardi/beritasampit.co.id).