Bupati Lamandau Khawatir Penyakit Pasca Banjir, Warga Diminta Jaga Kesehatan

WAWANCARA : ANDRE/BERITA SAMPIT - Bupati Lamandau H Hendra Lesmana (Tengah), Ketua DPRD Lamandau M Basar (Kiri), Wakil Ketua 1 DPRD Lamandau Budi Rahmad (kanan) saat diwawancara usai memberikan bantuan paket beras kepada warga terdampak banjir.

NANGA BULIK – Bupati Lamandau H Hendra Lesmana mengingatkan warga yang terdampak banjir untuk selalu menjaga kesehatan dan juga kondisi tubuh saat musim penghujan.

Intensitas hujan tinggi membuat air sungai Lamandau meluap dan rendam 14 desa di 5 kecamatan di Kabupaten Lamandau. Hal ini menimbulkan masalah kesehatan masyarakat, dari penyakit kulit sampai gangguan pencernaan.

“Warga yang terdampak banjir harus ingat selalu kondisi kesehatan, apa bila ada gejala penyakit segeralah memperiksakan diri di posko terdekat,” kata Hendra, Selasa 30 Juni 2020.

BACA JUGA:   5 Posko Disediakan Pemkab Lamandau, Kini Menampung 3.253 Warga Terdampak Banjir

Ia mengatakan, bahwa dari BPBD Lamandau sudah menyiapkan 2 posko untuk penampungan, diantaranya posko satu di gedung LKMD Nanga Bulik, serta posko di Desa Nanga Belantikan.

Hendra pun menghawatirkan penyakit pasca banjir. “Kita lebih dikhawatirkan penyakit yang biasa timbul pasca terjadinya banjir, seperti penyakit demam berdarah,” katanya.

Meski sudah peralihan musim penghujan ke musim kemarau, pihaknya tetap memberikan imbauan dari sekarang, sehingga masyarakat memiliki pengetahuan dalam mengantisipasi berbagai penyakit.

BACA JUGA:   PKS Lamandau Terjang Banjir demi Bantu Warga

“Kami pada prinsipnya terus menganalisa dan memberikan imbauan kepada masyarakat. Selain saat pancaroba, tentu kita berharap agar masyarakat juga mewaspadai saat musim kemarau tiba,” bebernya. (Andre/beritasampit.co.id).