Wabup Sukamara : Rapid Test di Pasar Saik, Langkah Menuju New Normal

Rapid Test : ENN/BERITA SAMPIT - Salah satu padagang di Pasar Saik yang sedang diambil sampel rapid test.

SUKAMARA – Wakil Bupati Sukamara, H Ahmadi mengatakan bahwa rapid test massal yang dilakukan kepada pedagang di Pasar Saik merupakan langkah untuk mengukur dalapn upaya penerapan new normal diwilayah tersebut.

“Kita berharap ini hanya sebagai alat ukur untuk menentukan bahwa kita benar-benar bisa menghadapi new normal dengan protokol kesehatan, intinya itu,” kata Ahmadi saat meninjau pelaksanaan rapid test di Pasar Saik, Jumat (3/7/2020).

Ahmadi menerangkan bahwa meski saat ini angka kesakitan Covid-19 di Kabupaten Sukamara 0, namun tidak bisa diartikan bahwa Bumi Gawi Barinjam telah bebas dari penyebaran Coronavirus Disease Covid-19.

BACA JUGA:   48 Pengendara Ditilang, Selama Pelaksanaan Operasi Patuh Telabang 2020 di Sukamara

“Untuk menentukan Sukamara bebas atau tidaknya dari Covid-19, maka rapid test ini adalah alat ukurnya,” jelas Ahmadi.

Ahmadi mengharapkan hasil rapid test di Pasar Saik Sukamara tidak menunjukkan adanya penyebaran Covid-19, sehingga Sukamara bisa dikatakan bersih dari Covid-19.

“Kita harapkan ini benar-benar nol,” tegas Ahmadi.

Dari 244 Pedagang di Pasar Saik Sukamara hanya 153 orang pedagang yang bersedia mengikuti rapid test yang digelar oleh Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Sukamara pada Jumat (3/7/2020).

BACA JUGA:   Hasil Verfak Tingkat Kabupaten, Pasangan Independen Yoyo-Madi Kekurangan Dukungan¬†

Rapid test yang digelar di Pasar Saik Sukamara merupakan langkah antisipasi Pemkab Sukamara dalam upaya memutus Penyebaran virus Corona, meskipun wilayah tersebut telah menjadi zona hijau dengan sembuhnya dua orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19. (enn/beritasampit.co.id)