Masyarakat Kalteng Banyak Tidak Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan

IST/BERITA SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran.

PALANGKA RAYA – Berdasarkan hasil studi Tim Pakar Gugus Tugas Provinsi Kalimantan Tengah dari Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia Cabang Palangka Raya dengan metode quisioner terkait kedisiplinan menggunakan masker pada berbagai aktivitas masyarakat, baik itu di tempat kerja atau perkantoran, di rumah ibadah, di toko-toko, di restoran/rumah makan, di pasar tradisional, ternyata masih banyak masyarakat yang tidak disiplin menggunakan masker

“Data persentase masyarakat tidak menggunakan masker, dengan persentase antara 29,4 persen sampai dengaan 65,3 persen tidak menggunakan masker, serta masih banyak masyarakat yang tidak menerapkan jaga jarak atau masih bergerombol/berkerumun, dengan prosentase antara 30,0 persen sampai dengan 78,5 persen,” ungkap Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Sabtu 4 Juli 2020 di Palangka Raya.

BACA JUGA:   Kapolda Kalteng Resmikan Mess Polda

Upaya perbaikan di sektor kesehatan akan berjalan lambat perbaikannya jika masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan. Oleh sebab itu Sugianto terus menerus menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, bahwa protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19 sangat penting dalam upaya pemutusan mata rantai penularan Covid-19.

Sugianto apresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada para tenaga kesehatan, para medis, relawan kesehatan yang terus menerus dengan penuh ketulusan melakukan upaya terbaik dalam melakukan perawatan pasien terpapar Covid-19.

BACA JUGA:   Ketua Dewan Minta Usut Tuntas Kasus Dugaan Penganiayaan di Perkebunan Kelapa Sawit

“Kepala seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, saya juga tiada henti-hentinya mengajak kita semua senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti anjuran pemerintah sehingga bisa terhindar dari resiko terpapar Covid-19. Ayo, bersama kita pasti bisa mengakhiri corona,” pungkasnya. (Hardi/beritasampit.co.id).