Pemkab Lamandau Gencar Lakukan Rapid Test Massal di Pasar Tradisional

ANDRE/BERITA SAMPIT - Pelaksanaan rapid test yang dilakukan pada pedagang pasar tradisional Nanga Bulik.

NANGA BULIK – Sebanyak 500 alat rapid test disiapkan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lamandau selama 3 hari ke depan yang mengelar rapid test Covid-19 secara masal di pasar Tradisional Nanga Bulik, Minggu 5 Juli 2020.

“Untuk pasar, kami siapkan petugas dari Dinas Kesehatan Lamandau. Alatnya, untuk alat rapid kami sudah siapkan 500 alat,” Ujar Bupati Lamandau H Hendra Lesmana sekaligus ketua Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

Hendra menyampaikan, keputusan untuk melaksanakan rapid test massal merupakan langkah antisipasi dari pihak Pemkab dan Dinas terkait.

BACA JUGA:   Pemkab Lamandau Gelar Rakordal Triwulan II 2020

“Ini sebagai langkah kewaspadaan kita, biarpun sebelumnya memang tidak adanya kasus. Ini sebagai langkah antisipasi kita untuk mencegah penularan dan pemberantasan covid 19 ini,” Jelas hendra.

Lanjutnya, Hendra menegaskan bahwa rapid test massal di pasar tradisional Nanga Bulik lebih prioritas pada pedagang lebih dulu untuk di rapid test, setelah itu baru pengunjung.

BACA JUGA:   Pelaku Percobaan Pembobolan ATM Bank Kalteng Ditangkap

“Dari yang kita ketahui, ada 280 pedagang yang berjualan di pasar tradisional ini, dan mudah-mudahan semua bisa melakukan rapid test,” ungkapnya.

Sementara itu mengenai hasilnya, dari dinas terkait akan memberi tahu langsung kepada yang bersangkutan melalui data yang mereka punya.

“Untuk hasil, mungkin akan kita beritahu langsung yang bersangkutan, kita tidak melakukan rilis resmi. Seandainya ada yang reaktif kita akan koordinasi lagi, dan insya allah semoga semua negatif,” pungkasnya.

(Andre/beritasampit.co.id)