Belum Usai Covid-19, Banjir Lagi Melanda

Oleh : Maman Wiharja

Diawal bulan Juli 2020 Pemerintah Daerah Kotawaringin Barat benar-benar sedang disibukan untuk menghadapi berbagai musibah yang terjadi.

Seperti disampaikan Bupati Hj Nurhidayah saat turun langsung ke lokasi banjir dibeberapa desa di Kecamatan Aruta dan Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Bupati mengatakan, kita ini sekarang sedang dilanda musibah.

“Selain musibah masa pandemi covid 19 yang belum sirna, ternyata kini musibah banjir datang melanda kita. Untuk itu saya sangat mengharapkan kepada semua pihak dan seluruh masyarakat Kobar agar tetap waspada,” kata Bupati, belum lama ini.

Pengamatan penulis dengan datangnya musibah pandemi covid dan banjir, semua pihak ekstra keras bekerja, baik Bupati dan Wakil Bupatinya.

BACA JUGA:   Demi Kemanusiaan Bagi Korban "RUU PKS Masuk Prolegnas 2021"

Kemudian, Polri, TNI dan DPRD, Kepala Dinas, Lurah, Kades dan para Camatnya bahkan hampir semua lembaga, perusahaan dan kalangan organisasi lainnya semua bahu-membahu telah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi penanganan pandemic covid 19 dan bencana banjir.

Apa hasilnya..?? pengamatan penulis, kalau menanti dari hasil penanganan banjir tentu hanya tinggal menanti habisnya musim hujan. Karena adanya banjir akibat musim hujan. Menurut ahli metreologi dan geofisika memprediksi bulan Juli 2020 ini adalah puncaknya  musim penghujan.

BACA JUGA:   Analisa Potensi Sumber Daya di Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur

Berarti prediksinya tidak meleset bulan Agustus 2020 musim kemarau dan tentunya di musim kemarau pun musibah bakal datang lagi, antara lain musibah kebakaran hutan dan lahan yang akrab disebut ‘Karhutla’.

Dan dengan datangnya musibah ‘Karhutla’, seperti biasa jajaran Pemkab Kobar, akan disibukan kembali untuk menanggulangi ‘karhutla’.

Sementara musibah pandemic Covid 19, kita semua belum tahu kapan pandemic covid 19 tersebut akan ‘sirna’ dari muka bumi ini. Apakah mungkin menunggu dulu musim kemarau ? karena Virus Corono oleh hawa panas cepat musnah. Wallahu Alam Bishawab   (Hanya Allah SWT Yang lebih tahu).