Brenzeel 48 Dibuka, Terapkan Protokol Kesehatan Layani Pelanggan

Brenzeel 48 malam hari : Jun/BERITA SAMPIT - Dibuka dengan terapkan protokol kesehatan bagi karyawan dan pelanggan, Kamis, 9 Juli 2020

SAMPIT – Sektor Pariwisata dan UMKM, seperti usaha warung makan dan rumah makan menjadi salah satu sektor yang sangat terdampak pandemi covid-19.

Meski diperbolehkan membuka usaha, namun selama pandemi, rumah makan hanya diperbolehkan melayani pembelian dibawa ke rumah atau makan di tempat dengan menerapkan protokol kesehatan. Seperti yang dilakukan Brenzeel 48.

Owner Brenzeel 48, melalui, Bowo Leksono, maneger usaha kuliner di komplek Inhutani Jalan Gatot Subroto Sampit, mengatakan, hampir tiga bulan pihaknya sempat menutup usahanya dan merumahkan karyawannya.

BACA JUGA:   Dandim 1015 Sampit Coffe Morning Bersama Wartawan

Bukan saja kepada pelanggan, pihaknya selalu menerapkan protokol kesehatan ketat di tempat usahanya yang baru dibuka seminggu yang lalu kepada seluruh karyawan yang bertugas ditempat tersebut.

“Dampaknya pandemi ini sangat luar biasa. Hampir tiga bulan kami tutup dan sekarang buka kembali, tapi suasananya tidak seperti hari-hari normal. Selain waktu buka terbatas pengunjung juga kami batasi dan penerapan protokol kesehatan,” cerita Bowo, saat dijumpai¬†beritasampit.co.id, Kamis malam 9 Juli 2020.

Selain melakukan penyemprotan disinfektan rutin disetiap akan buka dan saat tutup, lanjutnya, pelanggan diminta untuk melakukan cuci tangan dan selalu memakai masker.  Sementara untuk live musik yang biasa ada disetiap malam minggu atau acara tertentu untuk sementara ditiadakan.

BACA JUGA:   Dewan Ingatkan Program Perumahan Subsidi Harus Tepat Sasaran

Jika biasanya usaha kuliner ini buka dari siang hingga jam 11 malam, kini dibatasi hingga jam 9 malam.

“Pada prinsipnya kami patuhi aturan dengan menerapkan protokol kesehatan. Semoga saja kami yang bergerak di sektor UMKM ini bisa tetap berjalan ditengah pandemi seperti sekarang ini,” harapnya.

(jun/beritasampit.co.id)