Kemenag Kembali Raih Opini WTP, Kanwil Kemenag Kalteng Salah Satu yang Diaudit

IST/BERITA SAMPIT - Kementerian Agama 4 kali berturut-turut raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian.

PALANGKA RAYA – Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kembali disematkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI atas Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA) tahun anggaran 2019. Ini adalah tahun keempat secara berturut-turut bagi kementerian yang memiliki motto Ikhlas Beramal itu, setelah pada 2016, 2017, dan 2018 meraih opini yang sama.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Kalimantan Tengah, Masrawan mengaku bersyukur atas capaian itu. Apalagi Kemenag Kalteng menjadi salah satu satuan kerja yang menjadi wilayah yang diaudit oleh BPK saat akan menentukan opini apa yang akan diberikan atas laporan keuangan tahun 2019.

BACA JUGA:   Memasuki Era New Normal, Pos Pengamanan Covid-19 Seruyan Tetap Siaga

“Kami bersyukur karena Kementerian Agama kembali meraih opini WTP untuk LKKA 2019,” ucap Masrawan, seraya menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh satuan kerja di jajaran Kemenag Kalteng.

Selain itu, Masrawan mengucapkan terimakasih atas bimbingan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama yang secara rutin melakukan pendampingan di Kemenag Kalteng. “Tim Inspektorat Jenderal secara berkesinambungan membimbing kami agar pengelolaan keuangan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya. Masrawan.

Ia mengingatkan semua pihak di jajarannya untuk terus menjaga kepatuhan atas pengelolaan program dan keuangan di tahun 2020. Selain sebagai sebuah keharusan, kepatuhan itu juga akan berimbas pada opini BPK terhadap laporan keuangan tahun 2020 nantinya.

BACA JUGA:   Kalteng Siap Hadapi Pilkada, Mendagri Apresiasi Pemprov

“Kepatuhan kita terhadap peraturan adalah sebuah keharusan. Saat ini dan setiap saat saya mengajak kepada seluruh aparatur Kementerian Agama di lingkup Kanwil Kalimantan Tengah untuk memastikan kepatuhan atas regulasi itu, tidak hanya soal pengelolaan keuangannya saja, namun juga kepatuhan dalam semua hal,” tegas Masrawan. (Hardi/beritasampit.co.id).