Pemilik THM Siap Jalani Protokol Kesehatan Bila Diizinkan Buka

IST/BERITA SAMPIT - Ilustrasi tempat hiburan malam yang ditutup.

PALANGKA RAYA – Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya dirasakan masyarakat tapi juga berdampak bagi para pelaku usaha, salah satunya Tempat Hiburan Malam (THM). Sudah hampir 4 bulan THM seperti pub, cafe, karaoke, diskotik dan permainan bilyard di Palangka Raya tutup karena untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Salah satu pemilik THM di Kota Cantik Palangka Raya yang enggan disebut namanya mengatakan, “Saat ini 70 karyawan saya dirumahkan tanpa digaji,” ungkapnya, Kamis 9 Juli 2020.

BACA JUGA:   Tempat Wisata di Palangka Raya Mulai Dibuka, Ini Syaratnya

Dirinya juga mengaku harus menutup THM miliknya karena selain untuk mencegah penyebaran Covid-19 juga mematuhi edaran dari Wali Kota Palangka Raya.

“Kita kemarin sudah mengajukan permohonan kepada Wali Kota Palangka Raya agar THM bisa dibuka kembali,” bebernya.

Dia juga berharap agar Wali Kota Palangka Raya mengizinkan THM buka karena kini banyak karyawan THM yang menganggur karena dirumahkan dan jumlahnya mencapai ratusan .

BACA JUGA:   Polsek Bukit Batu dan Tim PPKM Lakukan Swab Antigen Para Pelanggar Prokes

“Dan kita para pengusaha atau pemilik THM akan laksanakan protokol kesehatan, seperti mewajibkan pengunjung mencuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh bila diizinkan buka” harapnya.

Sementara itu ditempat terpisah salah satu praktisi hukum Palangka Raya, Suriansyah Halim mengatakan, “Saya berharap agar Pemkot ataupun Pemprov Kalteng harusnya sudah menerapkan New Normal seperti di kota-kota lain,” pungkas Halim. (Aul/beritasampit.co.id).