Debet Air Sungai Lamandau Kembali Naik, Wabup Imbau Warga Waspada Banjir

IST/BERITA SAMPIT - Wakil Bupati Lamandau Rico Purwanto saat mengecek debet air sungai lamandau melalui alat ukur yang berada di Dermaga Batu Bisa.

NANGA BULIK – Disela-sela kesibukannya, Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto menyempatkan diri untuk memantau ketinggian permukaan air di sungai Lamandau.

Berdasarkan alat ukur yang ada di Dermaga Batu Bisa, debet air Sungai Lamandau terus mengalami penaikan dalam beberapa hari terakhir.

Oleh sebab itu, Riko mengimbau kepada warga masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada terhadap bencana banjir.

“Hari ini, ketinggian air Sungai Lamandau mencapai 670 cm, naik sekitar 8 cm dibanding hari kemarin,” ungkapnya saat berbincang dengan wartawan, Jumat 10 Juli 2020.

BACA JUGA:   Kejaksaan Negeri Lamandau Periksa Kontor Desa Bunut

Lanjutnya, dia mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap bencana banjir yang bisa datang kapan saja.

“Diprediksi, debet air sungai Lamandau masih akan terus naik mengingat intensitas hujan di berbagai hulu sungai masih tinggi,” ujarnya.

Diketahui, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sungai di Kecamatan Delang, Batang Kawa, Lamandau, Belantikan, Menthobi dan Bulik Timur, sejumlah desa telah terendam banjir.

BACA JUGA:   Tim Gabungan Masih Cari Kakek yang Hilang di Hutan Desa Bayat

Bahkan, sejak Kamis kemarin, banjir juga memutus akses jalan darat lintas Provinsi Kalteng-Kalbar. Sehingga tidak bisa dilalui kendaraan baik roda 2 maupun roda 4.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamandau, untuk hari ini saja ada 17 titik genangan di jalan Trans Kalimantan tersebut.

(Andre/beritasampit.co.id)