2 Pelaku Pembakar Lahan di Kobar Diamankan Polisi

IST/BERITA SAMPIT - Dua pelaku pembakar lahan yang diamankan polisi.

PANGKALAN BUN – Dua orang pelaku pembakar lahan masing-masing berinisial TT (58) warga Desa Kerabu dan PT (30) warga Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara (Aruta) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah diamankan Polisi, Selasa 21 Juli 2020.

Kapolres Kobar AKBP E Dharma B Ginting, melalui Kapolsek Aruta Ipda Rahis Fadillah mengatakan, kedua pelaku ditangkap saat Anggota Polsek Aruta bersama Satgas Karhutla sedang melaksanakan pemadaman, karena ada lahan yang terbakar.

“Saat petugas sedang memadamkan api, TT langsung tertangkap tangan di TKP akhirnya setelah diinterograsi TT mengaku telah membakar lahan seluas 5 hektar di Desa Kerabu disuruh oleh pemilik lahan PT dengan imbalan Rp 2,5 juta per hektar,” katanya.

BACA JUGA:   Wayan Supadno Pengusaha Asal Pangkalan Bun Mampu Bertahan Saat Pandemi

Pelaku beserta barang bukti langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Aruta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan saat ditanya pelaku mengakui bahwa dirinya dengan sengaja melalukan pembakaran lahan tersebut.

“Berdasarkan keterangan TT, kami langsung bergerak untuk mengamankan PT si pemilik lahan. Dan pengakuan TT melakukan penebangan hutan sejak pertengahan bulan puasa dan baru 2 hari ini melakukan pembakaran lahan“ terangnya.

BACA JUGA:   Usai Apel Pagi, Propam Polda Kalteng Mendadak Cek Urine Anggota Polres Kobar

Akibat perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 187 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 25 ayat (1) Pergub Kalteng Nomor 5 tahun 2003, tentang pengendalian hutan dan lahan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan atau lahan, karena sangat merugikan, dampaknya bagi kesehatan serta menjadi kabut asap yang dapat mengganggu aktifitas kita sehari-hari,” tuturnya. (Man/beritasampit.co.id).