Komisi A DPRD Kobar Bantu Korban Banjir di Kecamatan Kolam

IST/BERITA SAMPIT - Ketua Komisi A DPRD Kobar Rizky Aditya menyaksikan pembagian sembako dan air mineral di tenda pengungsian kepada warga yang terdampak banjir di Kecamatan Kolam.

PANGKALAN BUN – Komisi A DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), selain menyalurkan bantuan, Komisi A juga menyerap aspirasi dari warga yang terdampak banjir.

Ketua Komisi A Rizky Aditya mengatakan, wilayah yang dikunjungi oleh rombongan Komisi A adalah Desa Rungun, Kondang, Kelurahan Kotawaringin Hilir dan Kelurahan Kotawaringin Hulu. Banjir yang terjadi saat ini sangat parah sehingga ada sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Rizky juga merincikan bantuan yang disalurkan meliputi air mineral kemasan sebanyak 200 dus, 1000 galon air mineral, 1000 zak beras dan 40 dus mie instan.

“Banjir yang terjadi saat ini sangat luar biasa, sehingga banyak rumah rumah warga yang tergenang banjir bahkan fasilitas umum juga ikut terdampak banjir, seperti di Desa Rungun dan Kondang, akses jalan menuju ke desa itu pun ikut tergenang banjir, sehingga pada saat kami menyalurkan bantuan harus menggunakan klotok,” kata Rizky Aditya, Kamis 23 Juli 2020.

BACA JUGA:   Pos Komando Utama Program TMMD Kodim 1014 Pangkalan Bun Hari Ke 3 Semakin Sibuk

DPRD Kobar apresiasi langkah cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kobar, sebab kata Rizky begitu terjadi kedua instansi itu langsung menurunkan Tim ke lapangan baik melakukan pendataan juga telah mendirikan tenda – tenda pengungsian dan dapur umum yang disiapkan bagi warga yang terdampak banjir.

“Saat ini hanya sebagian warga yang mengisi tenda-tenda pengungsian sebab warga yang memilih bertahan di rumah mereka, mendirikan panggung didalam rumah untuk keperluan tidur dan memasak. Namun pada saat kami menyalurkan bantuan, kami juga mengimbau agar memanfaatkan tenda pengungsian demi keselamatan, mengingat hujan hingga kini masih terus terjadi yang mengakibatkan debit air sungai bertambah, ” jelas Rizky Aditya.

BACA JUGA:   HUT Bhayangkara ke 74,¬†Polres Akan Gelar Lomba Karya Tulis Khusus Junalis Kobar

Rizky juga menambahkan, bahwa hal yang menjadi perhatian oleh pemerintah yakni pasca banjir, yang dikhawatirkan akan muncul penyakit demam berdarah, sehingga perlu diantisipasi dengan menggerakkan fogging massal di wilayah yang terdampak banjir. (Man/beritasampit.co.id).