Legislator Minta Kejadian Saat Pemilu 2019 Tidak Terulang di Pilkada

IM/BERITA SAMPIT - Anggota DPRD Kotawaringin Timur Komisi I, Khozaini.

SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat agar kejadian saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu tidak terjadi saat pelaksanaan Pilkada.

“Saat penyelenggaraan Pemilu tahun lalu, KPU Kotim mengalami kekurangan surat suara. Jangan sampai hal itu terulang kembali dalam Pilkada 9 Desember 2020 mendatang,” sebut Khozaini anggota DPRD Kotim Komisi I, Rabu 29 Juli 2020.

BACA JUGA:   Ada Apa Dengan PDIP Kalteng, Baliho Logo Banteng Bertebaran Bersama Pasangan Riban-Rudi

Selain surat suara, legislator partai Hati Nurani Rakyat atau Hanura ini meminta kepada KPU Kotim juga harus memastikan ketersediaan kotak dan bilik suara agar saat proses pendistribusian logistik tidak terhambat dengan adanya masalah kekurangan.

Ia mengakui, menyaksikan sendiri banyaknya kekurangan surat suara saat Pemilu 2019 lalu. Dampak dari masalah itu membuat banyak pendukungnya yang mengadu karena tidak bisa memberikan hak pilih akibat surat suara habis. Karena masalah tersebut banyak hak pilih masyarakat yang terabaikan lantaran masyarakat enggan datang TPS menunggu surat suara.

BACA JUGA:   Dewan Minta Pemkab Kotim Jalankan Peran Berantas Pungli

“Saya meminta KPU agar benar-benar teliti dalam ketersediaan alat-alat dalam Pildaka tahun ini, jangan sampai terjadi di pilkada ini. Mengingat itu kesalahan yang cukup fatal,” tutup Khozaini. (Im/beritasampit.co.id).