Saling Berbagi Saat Idul Adha, Ketua DPC PPP Katingan Kurban 4 Ekor Sapi

BERBAGI DAGING KURBAN : ANNAS/BERITA SAMPIT - Ketua DPC PPP Katingan H Hanafi, saat berbagi daging kurban ke Ketua PWI Katingan Aris Munandar, didampingi Sekretarisnya Suandi Trismayadi.

KASONGAN – Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Katingan sembelih sebanyak 4 ekor sapi untuk berkurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 10 Zhulhijah 1441 Hijriah/2020 Masehi.

Kurang lebih ada sebanyak 475 daging kurban yang di bungkus, dan kemudian akan dibagikan kepada masyarakat. Pemotongan daging kurban juga langsung di kediaman rumah pribadi Ketua DPC PPP Kabupaten Katingan, H Hanafi.

H Hanafi mengatakan, bahwa Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah tahun ini, DPC PPP Katingan mengusung tema, pendidikan politik dan implementasi nilai-nilai ibadah kurban dalam perspektif pendidikan anak dan generasi muda.

Sehingga hal ini dapat membentuk kepribadian yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun negara kesatuan republik Indonesia.

BACA JUGA:   Pakai Masker Dianggap Tak Mampu Cegah Penularan Covid-19, Desa Dehes Dijaga Ketat

“Apa yang sudah dilakukan ini adalah merupakan kewajiban kita sebagi umat muslim yang mampu. Dan ini juga mengajak dan memberikan contoh kepada teman-teman kader untuk memberikan kepada sesama yang merupakan tugas kita,” jelas H Hanafi, saat ditemui awak media yang tergabung di anggota PWI Katingan, di kediaman rumah pribadi di jalan Berdikari, Desa Hampalit Kereng Pangi, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Sabtu 1 Agustus 2020.

Dijelaskan juga, dalam pembagian daging kurban selalu menerapkan protokol kesehatan yang tidak menimbulkan kerumunan masa dengan selalu menjaga jarak dan razin cuci tangan.

BACA JUGA:   Dipersidangan, Teguh Mengaku Disesatkan Mantan Bupati Katingan

“Lebih jelasnya kegiatan ini, artinya berkurban bersama keluarga, serta muslimin dan muslimat yang merupakan Sunah Nabi yang harus dijalankan setiap tahun. Sebelum menjadi anggota dewan pun kita sudah melaksanakannya, karena merasa mampu,” jelasnya.

Kemudian, terkait aspirasi atau keinginan masyarakat khususnya di Desa Hampalit yaitu salah satunya melakukan pembenahan jalan dan gang di sekitaran perumahan warga.

“Karena, rata-rata suara yang didapat setiap TPS di Desa Hampalit ini sebanyak 50 persen. Dan masyarakatnya juga merespon baik selain pembenahan jalan, terkait pendidikan agama disini sudah berjalan dengan baik,” ungkapnya. (Annas/beritasampit.co.id).