Selama Ops Patuh Telabang 2020, Pembuatan SIM Meningkat di Sukamara

Ops Patuh Telabang : ENN/BERITA SAMPIT - Pelaksanaan OPS patuh Telabang di Sukamara tidak menargetkan penindakan kepada pengendara yang melanggar lalu lintas.

SUKAMARA – Kasat Lantas Polres Sukamara Iptu Dwi Agus Yustiaman mengatakan bahwa selama pelaksanaan ops patuh telabang 2020 permintaan untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) Meningkat.

“Selama pelaksanaan operasi patuh terjadi peningkatan untuk pembuatan SIM,” kata Agus, Kamis (6/8/2020).

Menurut Agus hal itu menunjukkan ada ya kesadaran masyarakat dalam melengkapi surat menyurat dalam berkendara.

“Tingkat kesadaran masyarakat selama dilaksanakannya operasi ini luar biasa,” ucap Agus.

Permintaan masyarakat untuk membuat SIM mengalami peningkatan selama pelaksanaan operasi patuh jika dibanding dengan hari biasa.

BACA JUGA:   Gotong Royong, Babinsa dan Warga Bersihkan Jalan Desa

“Masyarakat yang sebelumnya tidak punya SIM, tidak ada surat-menyurat, yang pajaknya mati saya lihat antusias sekali mereka, masyarakat ramai yang datang untuk membuat SIM, begitu juga memperpanjang pajaknya,” jelas Agus.

Masih menurut Agus, masyarakat beranggapan akan lebih baik jika melengkapi surat menyurat kendaraan saat operasi Patuh berlangsung.

“Daripada nanti kena tilang, akan tambah repot lagi saat mengurusnya dan pastinya akan menggangu aktivitas,” tukas Agus.

BACA JUGA:   Pemkab Sukamara Gelar Upacara Peringati HUT ke 75 Kemerdekaan RI Ditengah Protokol Kesehatan Ketat

Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Patuh Telabang 2020, jajaran Satlantas Polres Sukamara berhasil melakukan penertiban terhadap para pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Sukamara Iptu Dwi Agus Yustiaman mengatakan bahwa pihaknya melakukan penindakan tilang terhadap 48 pengendara, 18 pengendara antaranya karena pelanggaran melawan arus dan 28 pengendara yang tidak memakai helm dan kesalahan lainnya. (enn/beritasampit.co.id)