Dewan Minta Dishub Kobar Lakukan Kajian Peluang Objek Parkir

Ilustrasi

PANGKALAN BUN – Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir, diharapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan pengkajian. Hal itu dikatakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kobar Rusdi Gozali, Jumat 7 Agustus 2020.

“Dinas terkait harus melakukan kajian terhadap peluang dari objek parkir jalan umum dan parkir khusus, dimana hasil kajian itu sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan nilai yang baik bagi Pemerintah Daerah,” kata Rusdi.

Hasil kajian itu nantinya, Pemerintah Daerah bisa menentukan angka yang harus disetorkan oleh pengelola parkir kepada daerah, kajian itu menurutnya, sebagai upaya meningkatkan pendapatan daerah.

BACA JUGA:   Kabar Gembira, Wabup Kobar Ahmadi Riansyah Dinyatakan Sembuh Covid-19

Kedepannya aturan retribusi parkir, dimana begitu teken kontrak maka pengelola parkir sudah harus setor terlebih dahulu. Hal itu juga kata Rusdi, untuk menekan adanya tunggakan setoran retribusi parkir.

“Ketika dinas telah melakukan kajian, kita bisa menentukan angka tertinggi baik untuk wilayah lokasi parkir jalan umum maupun parkir khusus. Selain itu kami juga meminta kepada dinas untuk belajar pengelolaan parkir dari daerah yang lebih maju, karena jika dikelola dengan baik, retribusi parkir juga sangat besar potensinya dalam mendongkrak pendapatan daerah,” jelasnya Rusdi Gozali.

BACA JUGA:   Cegah Karhutla, Babinsa Ini Rutin Patroli dan Sosialisasi

Menurut politisi partai Golkar ini di daerah yang lebih maju dalam hal pengelolaan parkir, tidak ada ditemukan parkir di pinggir jalan melainkan telah ditentukan lokasinya begitu juga peralatannya sudah canggih.

“Kami berharap bagi tempat yang berpotensi sebaiknya dipasang alat parkir elektronik, yang saat ini kita baru ada di Rumah sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun, untuk itu Dinas juga harus siapkan perlengkapan sarana dan prasarananya, itulah perlunya pengkajian yang dalam,” pungkas Rusdi.

(Man/beritasampit.co.id).