Kapolresta Palangka Raya Besuk Dosen dan Mahasiswi UPR Korban Pembacokan

IST/BERITA SAMPIT - Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri saat menjenguk korban pembacokan.

PALANGKA RAYA – Peristiwa pembacokan dialami oleh seorang Dosen dan Mahasiswi Universitas Palangka Raya (UPR) pada hari Senin 10 Agustus 2020 di Jalan Damang Salilah (Belakang Fakultas Ekonomi UPR), Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Peduli terhadap peristiwa tersebut, Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri membesuk kondisi kedua korban yang saat ini tengah dirawat di RS Doris Sylvanus Kota Palangka Raya, Selasa 11 Agustus 2020.

Bersama rombongannya, Jaladri memberikan buah tangan serta mengungkapkan keprihatinannya akan kondisi korban yang menderita luka berat dan mengakibatkan mereka tidak dapat beraktivitas untuk saat ini.

“Korban pertama yakni mahasiswi UPR bernama Elyani menderita luka bacok di bagian kepala sebelah kanan dan Korban kedua yaitu Dosen UPR bernama Penyang menderita luka bacok di bagian pipi kanan dan lengan sebelah kiri,” ungkap Jaladri.

Akibat peristiwa naas tersebut, Penyang tidak dapat melakukan aktivitas mengajar sebagai dosen, sedangkan Elyani terpaksa tidak dapat mengikuti kegiatan KKN yang merupakan salah satu tugas penting dalam perkuliahan.

“Semoga para korban diberikan kesehatan dan kesembuhan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Untuk pelaku berinisial YA (20) saat ini sudah diamankan di Mapolresta Palangka Raya dan sedang menjalani proses pemeriksaan,” tutur Jaladri.

Dirinya menegaskan, akan secepatnya mengusut tuntas kasus tersebut, serta melakukan pemeriksaan kejiwaan kepada pelaku guna mengungkap motif dan melanjutkan proses hukum yang berlaku. (Hardi/beritasampit.co.id).

BACA JUGA:   Pelaku Seni Pertahankan Sanggar Budaya, Ini Bentuk Kepedulian Duo Sabran