Pendidikan Tanggung Jawab Bersama, Dewan Minta Tidak Memojokkan Guru

ISTIMEWA/BERITA SAMPIT - Anggota DPRD Lamandau fraksi Garindra Bakar Sutomo.

NANGA BULIK – Pendidikan harus terus ditingkatkan baik mutu dan kualitasnya, sehingga untuk mencapainya semua pihak harus memiliki peran serta bertanggung jawab dalam peningkatan mutu pendidikan.

Anggota DPRD Lamandau dari fraksi Gerinda, Bakar Sutomo mengatakan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, masyarakat, dan orang tua peserta didik.

“Saran saya, bila ada permasalahan, kita jangan memojokkan pihak sekolah ataupun guru, tapi mari bersama mencari solusi yang tepat,” ujarnya, Selasa 11 Agustus 2020.

BACA JUGA:   Kapolres Lamandau Turun Langsung Serahkan Bantuan Sosial ke Desa Kinipan

Dia menyampaikan seharusnya jika ada keperluan sekolah, terlebih dulu susun program sekolah dalam bentuk RAPBS (rencana anggaran dan belanja sekolah), kemudian dibahas dengan orang tua siswa yang dipimpin oleh komite sekolah.

Lalu pembebanan biaya harus mempertimbangkan kemampuan orangtua, apalagi masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Bakar menegaskan bahwa sekolah maju dan bermutu perlu biaya, tetapi tidak semua sekolah biaya tinggi itu bermutu. Namun bila ada pembelian keperluan sekolah yang diusulkan pihak sekolah, menurutnya itu bukan pungutan.

BACA JUGA:   Upacara Hut RI Ke-75 di Lamandau Dilakukan Sesuai Protokol Kesehatan dan Sederhana

“Pendapat saya itu bukan pungutan karena ada barang yang dikasih dari sekolah. Mari dewasa ini kita saling memberi solusi, karena pendidikan adalah tanggungjawab bersama,” pungkasnya. (Andre/beritasampit.co.id).